Chào các bạn! Vì nhiều lý do từ nay Truyen2U chính thức đổi tên là Truyen247.Pro. Mong các bạn tiếp tục ủng hộ truy cập tên miền mới này nhé! Mãi yêu... ♥

13. Chocolate

Genre : Romance
Author : Watanabe-chan

Chocolate.

(Akashi X Reader)
Gadis kecil dengan surai hitam sebahu tengah berlari ringan menuju ke suatu tempat.

Dengan senyum yang tak henti menghiasi pipinya ia berlari.

Hingga ia berhenti di suatu taman, ia menengok ke arah ayunan yang berada di sana, gadis kecil itu melihat seorang anak laki-laki dengan surai berwarna merah maroon tengah duduk di ayunan itu.

"Konnichiwa, sei-kun" ucap gadis itu masih dengan napas yang ngos-ngosan.

Akashi yang merasa namanya di panggil lalu berbalik ke arah gadis kecil itu dan tersenyum ke arah  yang sudah bera

"Ada apa kau memanggilku?" tanya gadis itu masih dengan senyuman.

"Mendekatlah kemari" panggilnya, mengajak gadis itu bermain ayunan yang berada di sebelahnya.

Gadis itu pun berjalan ringan dan duduk di ayunan di samping Akashi dan memainkannya.

"Aku-" akashi menggantungkan kalimatnya.

"-aku akan pergi " lanjutnya yang membuat gadis itu berhenti memainkan ayunannya.

"E-eh" kaupun berbalik kearahnya dengan terkejut.

"Besok, aku akan berangkat ke Perancis" ujar Akashi.

"*Souka*" ucapmu kecewa. Kau berdiri dari ayunan itu dan menarik tangan akashi agar berdiri.

Akashi menatapmu bingung

Kau menarik nafas panjang dan membuangnya.

"Ada apa?"tanya akashi

Kau mengambil sebuah kotak kecil di saku jaketmu.

"Sei-kun, ini untukmu" kau memberikan kotak itu ke akashi.

"Apa ini?" Tanyanya hendak membuka kotak kecil tersebut.

"Buka saja kotaknya" jawabmu singkat.

"Baiklah" ucap akashi.
Akashi lalu membuka kotak kecil tersebut dan menemukan sebuah cokelat berukuran kecil dan berbentuk love. Dengan segera akashi memakan cokelat itu.

"Bagaimana rasanya?" Tanyamu ragu-ragu kepada akashi. Akashi menatapmu masih mengunyah cokelat yang kau buat.

"Enak" jawabnya tersenyum ke arahmu. Mendengar jawabannya kau tersenyum senang.

"Yokatta, aku membuatnya dengan susah payah. Nee akashi-kun apa benar kau akan pergi" tanyamu masih ragu dengan ucapannya yang sebelumnya.

"Iya" jawabnya singkat.

"Kalau begitu apa kau akan mengabulkan permohonanku untuk yang terakhir kalinya sebelum kau pergi" pintamu,

Akashi mengangguk,"tentu saja, apa yang kau inginkan?"tanya akashi

"Aku i-ingin-"kau menggantungkan ucapanmu membuat akashi penasaran. "-kita be-berkencan" lanjutmu dengan terbata-bata dengan wajah yang sedikit merona.

Akashi lalu mengusap kepalamu dengan lembut dan mengalihkan pandangannya ke arah lain.

---The End---

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro