Chào các bạn! Vì nhiều lý do từ nay Truyen2U chính thức đổi tên là Truyen247.Pro. Mong các bạn tiếp tục ủng hộ truy cập tên miền mới này nhé! Mãi yêu... ♥

Idol Group x Fem!Newbie Idol Solo

A/N:

Ini cuman konsep aja, lanjut engganya liat nanti dan nama-namanya aruji ambil cepat biar ga terlalu lama ngabisin waktu nyari nama

.

.

.

"Hari sabtu nanti kalian akan melakukan kolaborasi dengan Wylla, kalian pasti sudah tahu kan Wylla, idol yang baru saja debut seminggu lalu. Besok pagi kita akan bertemu dengannya untuk membicarakan hari sabtu nanti," sang manajer bernama Workner menjelaskan acara hari sabtu nanti.

Three Mage, akan memeriahkan acara pembukaan sekaligus memberikan selamat pada idol solo yang baru saja debut. Acara hari sabtu itu memang dikhususkan untuk penyambutan idol baru. Three Mage diminta untuk hadir dan bernyanyi di atas panggung atas permintaan Elfaria, Elfaria sendiri adalah idol perempuan yang merekomendasikan Wylla ke agensi, Wylla dan Elfaria berada di bawah naungan Zeo--Agensi Thorzeus.

Setelah menjelas secara detail acara hari sabtu, Workner bisa melihat perubahan ketiga personil Three Mages. Sion memasang raut wajah malas--kelihatan sekali tidak setuju untuk datang ke acara itu apalagi perform, Julius menguap lebar namun dia masih terima dengan permintaan Elfaria selama acara pada hari sabtu itu bisa meningkatkan popularitasnya, terakhir Wignall hanya tersenyum.

"Kalau kalian tidak ingin datang aku akan membicarakannya dengan Elfaria malam ini."

"Aku tidak sudi satu panggung dengan idol baru netas."

Julius menaruh tangan kanannya di depan dada. "Selama itu meningkatkan popularitasku aku aku tidak peduli dengan satu panggung dengan idol baru itu, dan idol baru itu juga tidak mengganggu perfomaku." Julius memainkan rambutnya mengugnakan jari. "Kalau itu permintaan Nyonya Elfaria aku akan bernyanyi dengan senang hati."

"Aku senang bisa menemani idol baru debut di atas panggung, lagipula tidak ada senior dan junior untukku di dalam dunia hiburan ini, kami bisa saling belajar dari satu sama lain, ya kan Sion?"

"Kenapa kamu tanya aku?"

Wignall dan Julius terkikik geli.

"Tenang saja Pak Workner, sebenarnya Sion senang kok bisa satu panggung sama Wylla, dia cuman tsundere aja." Wignall mengedipkan sebelah matanya.

Julius mengibaskan rambutnya menggunakan punggung tangan. "Ya, ya, Pak Workner tidak tau seg--HHMMPHH?!"

Sebelum Julius bisa membuka rahasia Sion mulutnya dibekap erat-erat oleh Sion sampai Julius meronta-ronta minta dilepaskan, Wignall hanya menonton, sementara Workner langsung memisahkan keduanya, setelah Sion dan Julius berhasil dipisahkan Workner akan memberitahu persetujuan mereka bertiga untuk perform hari sabtu nanti. Workner pamit pergi.

"Julius jangan ngomong yang aneh-aneh ke Pak Workner!" teriak Sion sambil mencengkram kerah baju Julius.

"Ngomong aneh-aneh gimana? Gua tau karakter elu dipanggung itu pangeran tsundere tapi ga usah sampe ke bawa di kehidupan personal, lu bilang kagak suka sama Will padahal cinta banget!"

"Gua gak peduli, pokoknya kalo elu ngomong soal itu ke Pak Workner gua bikin babak belur tuh muka."

Wignall bangkit berdiri dan memisahkan Sion dan Julius. "Sion sudahlah, kamu lupa sebentar lagi ada wawancara Will di TV?"

"Benar juga! Aku harus nonton!"

Wignall berhasil mengalihkan perhatian Sion, Sion langsung duduk di depan TV. Wignall dan Julius saling lihat, Wignall terkekeh dan Julius menghembuskan nafas.

"Sion benar-benar suka ya sama Will."

"Dia lebih gila dari kita, aku kadang suka takut pas dia udah ada di dalem kamar khusus pemujaannya itu."

Personil Three Mages ini sudah mengikuti si idol baru Will--nama panggung Angel Wylla dan ketiganya adalah fans pada pandangan pertama. Tingkatan fans tiga personil ini juga beda-beda.

Wignall masih dalam taraf fans biasa aja tapi sebenarnya punya peralatan lengkap untuk mendukung Will dari lightstick, ikat kepala sampai jubah, mengoleksi merchandise-nya juga hanya merchandise yang bisa digunakan sehari-hari, seperti kipas atau bolpoin

Naik tingkat ke Julius, beli merchandise-nya diam-diam dan mengincar yang langka, koleksinya lengkap kalau sudah menonton di TV pakaiannya full armor tambah kipas yang dia ubah menjadi pendukung idolnya. Dia sering berantem dan rebutan merchandise dengan Sion.

Taraf tertinggi dalam mengidolakan seseorang jatuh kepada Sion. Sion ini memiliki ruangan tersendiri untuk memuja Will, satu ruangan itu penuh dengan poster, photocard, boneka, dan berbagai jenis merchandise, ruangan itu selalu dikunci agar tidak ada siapapun yang masuk, Wignall dan Julius pernah mengintip ke dalamnya dan langsung pucat wajahnya. Sion juga tipe fans yang harus menonton semua acara yang ada Will termasuk radio--kalau bisa dia rekam juga.

---

"Elfie! Terima kasih!"

"Apapun untuk Will, aku akan mengabulkannya, aku dapat pesan dari Pak Workner kalau Three Mages mau perform hari sabtu nanti. Mereka juga setuju untuk bernyanyi satu panggung denganmu."

Gadis berambut biru tua panjang dengan kacamata mata bulat berteriak senang, tidak menyangka mimpinya akan menjadi nyata. Will meloncat-loncat gembira tidak henti. Will ternyata fans berat Three Mages, selain dia direkomendasikan Elfaria, Will juga ingin menjadi idol dan bernyanyi satu panggung dengan idolanya. Elfaria yang tahu sahabatnya ini sangat suka dengan grup itu ingin mewujudkan mimpi Will dengan koneksi yang dipunya.

"Syukurlah Will senang."

"Gimana aku gak senang?! Hari sabtu nanti aku akan bertemu dengan mereka."

Will menghampiri Elfaria dengan nafas menggebu-gebu. "Elfie temani aku latihan, aku ingin tampil sempurna, aku ingin tampil bersinar bersama dengan mereka!"

"Aku mengerti, aku akan membantumu."

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro