Truth or Dare
JOOMIN POV
TOK TOK TOK!
"Come in!"kataku ke arah pintu kamarku yang diketuk-ketuk.
"Luhan Hyung? Ada apa?"
"Karena besok libur, kami mau main. Kau ikut ya?"tanyanya dengan deer eyesnya.
"B-Boleh.."kenapa aku jadi aneh begini?
"Yaay! Kajja!"katanya lalu menarik tanganku.
*deg deg*
"Noo Hyung ikut juga ya."kata Sehun dengan senyum miring. Dasar anak ini.
"Kita main apa ya?"ucap Suho Hyung sambil terlihat berpikir.
"Aku ada ide!"kata Chen. "Truth or dare saja!"katanya lagi.
"Benar juga!"kata Xiumin Hyung setuju.
"Ayo buat gulungan kertas untuk dare-nya!"kata Baekhyun lalu membawa alat tulis, kertas, dan kaleng kecil untuk menaruh kertas yang telah digulung nantinya.
Kami semua sibuk menulis. Aku bingung menulis apa. Jadi aku hanya menulis, 'Bicara dengan huruf R diganti dengan huruf L selama permainan.'
Yang lain menulis 2, 3, atau bahkan lebih. Tetapi aku hanya satu, aku bingung harus memberi tantangan apa lagi..
"Nah semuanya sudah! Ayo kita mulai!"kata Chanyeol.
"Arasseo!"kata D.O semangat.
Kami duduk melingkar, urutan duduknya yaitu, Kai, Sehun, Aku, Luhan Hyung, Chanyeol, Baekhyun Hyung, Xiumin Hyung, Suho Hyung, Lay Hyung, Kris Hyung, D.O, Chen, dan Tao.
Kita menggunakan botol untuk memilih giliran.
Saat memutar botol, ujung botol berada di..
Baekhyun Hyung.
"Truth or dare?"tanya Chanyeol.
"Dare!"katanya lalu mengambil salah satu gulungan kertas di dalam kaleng.
Ia terlihat membaca lalu memasang muka masam.
"Apa tantangannya?"tanya Kris Hyung penasaran.
"Memakai pakaian ketat selama permainan.."ia membaca dengan wajah palm face.
"Apa?! Huahahaha!"Chanyeol langsung tertawa terbahak-bahak. Diikuti dengan yang lainnya.
"Sana! Ganti pakaianmu dengan pakaian ketat."kata Chen disela-sela tertawanya.
Baekhyun Hyung cemberut dan berjalan ke arah kamarnya.
"Kajja! Putar botolnya lagi."kata Kai tak sabaran.
Dan ujung botol berada di..
Kai.
Aku cekikikan.
"Truth or dare?"tanyaku.
"Truth."
"Siapa orang yang kau sukai?"tanyaku tanpa berpikir panjang.
"Molla.."katanya lalu yang lain tertawa. "Uhm.. Tidak ada untuk saat ini."katanya.
"Arasseo. Lanjut~"kata Chen.
Tiba-tiba Baekhyun Hyung keluar dari kamarnya, memakai baju hitam ketat dan menampakan bentuk asli tubuhnya.
*-*
Tetapi yang lain hanya tertawa. "Ahahahaha!"
"Ini benar-benar ketat. Siapa sih yang membuat dare tadi? Benar-benar deh."kata Baekhyun yang membuat yang lainnya tertawa lagi.
Setelah semuanya selesai tertawa, barulah kami melanjutkan permainan. Botol diputar, dan ujungnya berada pada..
"Luhan Hyung! Truth or Dare?" tanya Chanyeol.
"Karena aku manly, maka aku pilih dare."katanya sambil menepuk dadanya. Yang lain hanya tertawa kecuali Kris Hyung yang hanya menatap Luhan Hyung dengan kerennya.
Ia lalu mengambil undian dari dalam kaleng lalu-
"APA?!"ia berkata membuat kita semua penasaran.
"Apa darenya?"tanya Sehun penasaran.
"Uhm.. Bo-Boleh mengambil u-undian yang lain tidak?"tanya Luhan Hyung dengan berbisik.
"Manly ya?!"ledek Chen lalu mereka tertawa.
"Tidak boleh!"kata Sehun lagi. "Apa itu, Hyung?"ia bertanya dengan penasarannya.
Luhan Hyung menelan ludah lalu, "Pa-Pakailah wig selama permainan."
"HUAHAHAHAHA!"kami semua serempak tertawa.
"Hei tapi.. Apa kami punya wig?"tanyaku bingung.
"Aku ada."kata D.O lalu berjalan ke kamar mengambil wignya.
Yang lain tampak bingung dan aku semakin bingung. D.O keluar dengan wig ditangannya. Membuat kita semua semakin bingung.
"Bagaimana kau bisa punya itu?"tanya Baekhyun Hyung.
Ia lalu tersenyum lebar dan menjawab, "Karena aku sempat membelinya sebelum permainan ini. Dan darenya.. Aku yang menulis."katanya lalu tersenyum lebar lagi.
"Hebat juga kau D.O."kata Kris Hyung yang membuatku heran. Seorang Kris bisa memuji orang? Aneh.
"Kajja pakai itu Hyung!"kata Sehun bersemangat. "Yehet!"ia berkata saat Luhan Hyung mulai memakainya. "Ohorat!"katanya dengan senyum lebar, ketika melihat wig sudah terpasang sempurna di kepala Luhan Hyung dengan sangat cocok.
Semuanya terpaku, termasuk aku. Luhan Hyung..
Cantik sekali...
Astaga.
Apakah ia benar-benar seorang namja? Aku meragukan itu..
"Areumdawoyo~"ledek Baek Hyung saat Luhan Hyung sedang tersipu-sipu malu.
"Aish! Sudah lanjutkan!"katanya lalu melipat tangannya di dada.
Botolpun diputar lagi. Dan kali ini adalah-
Sehun.
"Sehun! Truth or Dare?"tanya Luhan Hyung dengan gembiranya.
"Dare."ia menjawab singkat sambil tertawa kecil melihat penampilan Luhan Hyung.
"Peluklah salah satu Hyung terfavoritmu- Apa-apaan ini!"kata Sehun setelah membaca tulisan tersebut.
"Hahaha! Sana peluklah Hyung terfavoritmu!"kata Xiumin Hyung sambil tertawa.
Memangnya siapa?!
Lalu ia berjalan ke sampingku, dengan wajah merona merah ia memeluk-
Luhan Hyung.
Yang lain hanya tertawa. Termasuk aku. Wajah Luhan Hyung juga menjadi merah..
Hihi. Mereka lucu sekali. Seperti anak kembar.
"Ayo putar lagi!"kata Suho Hyung.
Botolpun diputar dan berakhir pada-
Aku?!
Oh tidak..
"Truth or dare?!"tanya Kai sambil nyengir.
"Dare."kataku setelah berpikir-pikir.
"Ambil satu!"kata Baekhyun Hyung lalu menyodorkanku kaleng berisi gulungan kertas.
Akupun menurut lalu membacanya.
Nyanyikan lagu terfavoritmu di depan semuanya dengan suara yang girly!
Ck.
"Aish!"aku berdecak kesal.
"Apa darenya?"tanya Luhan Hyung dengan penasaran. Rambut palsunya menutupi matanya, lalu ia membenarkannya lagi. Hihi. Lucu sekali.
"Uhm.. Nyanyikan lagu terfavoritmu di depan semuanya dengan suara yang...."
"Apa?"tanya D.O penasaran.
"Yang.. Girly."kataku dengan suara kecil.
"Wahahahaha!"
"Kajja! Nyanyikan! Nyanyikan! Nyanyikan!"semuanya bersorak gembira.
"Aish arasseo!"kataku.
"Ooh~ Can nobody do it like you? Say every little thing you do. Hey, baby say, stays on my mind~ And i.. I'm officially missing you~"aku menyanyikan lagu Tamia yang berjudul Officially Missing You. Salah satu lagu Barat terfavoritku.
Lalu aku melihat semuanya terdiam dengan mata tak berkedip.
"Su-Suaramu... Bagus dan.. benar-benar girly."kata D.O dengan kagum. Lalu semuanya bertepuk tangan.
Aku hanya menunduk malu.
"Hey ini sudah malam. Kita harus segera tidur. Ayo berkemas!"kata Suho Hyung, si disiplin.
"Arasseo!"kata kami semua lalu melakukan yang diminta.
"Selamat tidur. Jaljayo~"kata Suho Hyung lalu mengacak-acak rambutku sebelum masuk ke kamar.
Aku merasakan pipiku jadi hangat.
"Ah.. Ne arasseo."kataku lalu masuk ke kamar.
===
>.<Mianhae kalau updatenya lama.. Comment. Vote.
Saranghae~
-9Sept2014-
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro