REVIEW AGUSTUS: Hiraeth
Judul: Hiraeth
Penulis: lethycia99
Jumlah bab dibaca: 15
Status: Tamat
Genre: Fantasy, Historical Fiction
Blurb: Ann dapat melihat masa lalu sebuah objek hanya dengan menyentuh objek tersebut atau yang biasa disebut kemampuan psikometri. Tidak hanya sejarah dari objek itu, Ann juga bisa melihat masa lalu yang terjadi di sekitar objek yang ia sentuh. Namun kali ini ia melihat sebuah visi yang lain, padahal tangannya tidak sedang menyentuh satu benda pun.
Visi Ann terus berjanjut seperti film bersambung, tampak nyata bagai memori seseorang yang mungkin hidup ratusan tahun yang lalu. Semua teori yang mereka dapat belum bisa memuaskan rasa penasaran hingga sebuah petunjuk menguak semuanya.
Ia harus kembali masa silam, sebelum semua terlambat atau ia dan keluarganya musnah.
SUMMARY
Ann, siswa SMA biasa yang punya kekuatan psikometri sejak sadar dari kecelakaan bersama kakaknya dan hilang ingatan. Kakaknya, Sean, juga hilang ingatan kecuali soal misi untuk menjaga adik dari sahabatnya. Dia juga over protective terkait kemampuan psikometri Ann sampai melarangnya bercerita pada siapa pun, tapi Ann sudah bercerita pada Mr. Grecell, guru sejarahnya. Ann terus mendapatkan pengelihatan dari benda-benda yang disentuhnya sampai ia juga melihat ingatan seseorang tanpa menyentuh benda. Ann dan Sean bekerja sama menguak misteri pengelihatan itu dan masa lalu keduanya, dibantu Mr. Grecell.
Penelitian buntu sampai kedatangan sosok hantu Tatiana yang memberi mereka petunjuk tentang keluarga Nikholai dari zaman dulu. Saat Ann membeli sebuah liontin magis yang ternyata milik Tatiana, dia mendapatkan pengelihatan yang menguak misteri ini. Akhirnya, Ann, Sean, dan Mr. Grecell pergi ke masa lalu dengan bantuan liontin untuk bertemu Tatiana dan menyusun rencana penyelamatan keluarga aslinya.
REVIEW
Plot cerita yang cukup umum tentang time traveler, tapi berhasil dikemas dengan latar kerajaan eropa yang khas. Gaya bahasa yang kusuka menjadi hal utama yang membuatku betah membaca Hiraeth, sebab pace cerita yang agak lambat dan tarik-ulur ini sebenarnya membuat jenuh. Tokoh juga berpusat di Ann, Sean, dan Mr. Grecell saja tanpa ada perkembangan signifikan. Bahkan ada bagian mereka fokus melakukan "riset" di perpustakaan sampai berbulan-bulan tanpa kemajuan. Sebenarnya ada tokoh-tokoh lain yang punya potensi, tapi tidak sempat untuk digali padahal bisa saja jadi nilai plus.
Alurnya mudah ditebak dan tidak ada antagonis yang membekas. Ini jadi faktor yang membuatnya kurang menarik—bukan tidak menarik. Ditambah penokohan yang menurutku kurang kuat. Ada cerita yang tokohnya terkesan fiktif sampai terasa seperti nonton TV saja. Ada cerita yang tokohnya terasa nyata dan kita seperti hadir di sana. Cerita ini tipe yang pertama. Bahkan di akhir-akhir, penokohan Ann memudar karena cerita menyebar ke tokoh lain.
Aku belum baca sampai tamat walaupun tinggal 2-3 bab karena menurutku sudah cukup, mungkin lanjut lain kali. Aku tak masalah dengan akhir kisah Ann, paling tidak, misteri yang jadi pembahasan utama di 9 bab pertama sudah terjawab.
After all, cerita ini cukup bagus dan tidak underrated kok. Terutama soal gaya bahasa dan PUEBI-nya sudah cakep sekali. Bahkan menurutku latarnya menarik walaupun masih butuh eksekusi lagi.
Bagi yang terbiasa baca cerita ringan, cerita ini bakal terkesan lebih berbobot dan membingungkan karena banyak teka-teki. Karena lebih banyak pembahasan teori, aku bakal mengategorikan cerita ini ke genre misteri ketimbang aksi, fantasi, atau romansa.
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro