14 - CANT MOVE ON
SEMINGGU berlalu , seminggu juga dia menetap di rumah taehyung . Jimin ? Lelaki itu Langsung tak mencari dia selepas dia meminta putus hubungan melalui mesej . Nampak sangat jimin tidak serius dengan hubungan mereka yang 3 tahun lamanya .
" Babyy "
Satu tangan kasar memeluknya dari belakang , siapa lagi kalau bukan tangan kim taehyung . Lelaki itu memang suka memeluknya sesuka hati . Tapi apa yang pelik , dia tidak lagi menolak setiap sentuhan dari kim taehyung .. tak seperti sebelum -sebelum ni .
Badan Jihyo ditoleh menghadapnya . Wajah Sugul Jihyo dipandang nya lama .
" Cant move on ? "
Jihyo mengangguk kecil , drastik dia menyandarkan kepala didada bidang taehyung , tangan juga memeluk pinggang lelaki itu
" I sayangkan dia taehyung ... 3 tahun kami bercinta , mustahil i senang nak lupakan dia .. ..
" walaupun dia mungkin dah lupakan i "
Luah Jihyo sayu , air mata mula bergenang . Teringat saat - saat romantis dia bersama jimin dulu
Taehyung mendongak dagu Jihyo dengan ibu jarinya . Dahi Jihyo dicium lama .
" Aku tunggu ... Aku tunggu kau lupakan dia ... "
Ujar kim taehyung lembut . senyuman manis jihyo kini terukir . Dia cuba untuk membuka hatinya buat kim taehyung , tapi dia takut ... Takut sekiranya lelaki itu hanya cintakan nya disebabkan tubuhnya .. sama seperti jimin .
" Uhuk uhuk ! "
Bunyi batukkan milik Seorang perempuan tua berkerusi roda mula kedengaran . Frame anak perempuannya masih lagi dipegang ketat ditangan , bertapa rindunya dia pada anak perempuannya itu .
Dia adalah , song hyemi . Omma kepada song Jihyo .
" Noze ... " Panggil nya dengan nada yang tidak terlampau kuat . Noze , atau nama sebenarnya jihye mula datang menerpa dengan riaksi muka yang risau .
" Nae omma ? Waegurae ? Omma sakit dekat mana -mana ke ? " Soalnya risau , walaupun dia hanyalah anak angkat pada keluarga song , tapi dia tetap mengambil berat tentang kesihatan puan song hyemi .
" Tolong ambilkan air suam untuk omma ... Omma nak makan ubat "
Noze mengangguk kecil .
Dirinya pantas berlalu ke dapur untuk mengambil air .
Frame yang memaparkan gambar Jihyo diusap nya lembut .
" Hyo sayang... balik lah ... omma rindu sangat pada kamu ... "
Rintihnya , sedih . Bertahun dia menanti kepulangan anak perempuannya , dari dia sihat . Hinggalah sakit tua , dia menanti kepulangan Jihyo . Namun langsung tiada khabar tentang gadis itu , Seperti hilang ditelan bumi sahaja .
Setiap hari dia berfikir , baik-baikkah Jihyo dengan teman lelakinya ? Dia menyesal , menyesal melarang hubungan Jihyo dengan jimin .. kalau tak , mungkin Jihyo takkan tinggalkan dia dulu ..
tapi dia buat semua tu bersebab , mengikut naluri ibu . Dia yakin , park jimin ... Bukanlah lelaki yang terbaik buat anaknya .
T B C
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro