-bolehkah aku menjadi calon manager disini?
•sebuah rahasia•
LEMBARAN KERTAS BERISIKAN BIODATA. Gadis itu tersenyum setelah menerimanya dari guru olahraga setelah berbicara sebelumnya tentang kamu yang akan mencalonkan diri menjadi manager di sebuah klub voli.
Sambil mengisi biodata, seketika gadis itu kembali teringat memori lama ketika ia mendaftarkan diri menjadi pemain voli waktu smp. Dimana dia membuat semua anggotanya merasa terpuruk dan iri dengan kemampuanmu, bahkan sampai ada anggota yang mengundurkan diri karena takut untuk dijadikan satu tim denganmu.
❝Bodoh, mengapa harus teringat memori lama? Bukankah salah mereka karena tidak bisa mengejar ku menjadi yang pertama?❞ -[Name]
Sebuah rahasia dimana hanya ia sendiri menyimpannya. Bahkan orang tidak tahu jika kedua orangtuanya menginginkan ia menjadi sosok sempurna tanpa cacat sedikitpun. Dengan mendapatkan sosok seperti itu, dia menjadi depresi.
Selesai mengisi biodata itu. Sosok gadis bersurai raven memakai kacamata serta gadis lain dengan rambut pendek menghampiri mu. Yang membuat [Name] merasa jengkel adalah sikap yang ditunjukkan oleh gadis rambut pendek itu, karena sedari tadi ia menatap mu dengan mata berbinar.
Ketika mereka memperkenalkan diri, kamu hanya tersenyum sebentar mungkin bisa dibilang hanya 2 detik. Setelah itu kembali menjadi raut datar bagaikan triplek kayu. Tapi, ada satu hal yang harus kamu ketahui dada mu tidaklah datar bahkan itu menjadi impian dan idaman cewek-cowok.
❝Permisi, Kobayashi-san apakah sibuk? Jika tidak, kami akan mengantarmu langsung menuju tempat klub voli latihan❞ -Shimizu Kiyoko
[Name] yang sedang sibuk memainkan handphone nya hanya menganggukkan kepala, kemudian beranjak dari kursi dan keluar. Melihat tingkah mu kedua betina itu menjadi bingung. Beberapa saat ketika kamu merasa jika mereka berdua tidak ada di belakang, kamu kembali menuju kantor dan memanggil mereka berdua.
❝Kalian berdua jadi mengantarku atau tidak? Langsung ke intinya saja❞ -[Name]
Mereka berdua langsung berlari dan menarik tanganmu, karena saking gugupnya dan melihat surai indahmu diterpa oleh angin membuat kedua betina itu segan untuk berbicara banyak apalagi mendekatimu.
❝Mereka berdua kenapa? Tiba-tiba menarik ku seperti ini. Makhluk aneh❞ -[Name]
Setelah berkeliling sekolah karena mereka membuat kamu tersesat akhirnya tempat yang dituju sampai juga. Ketika mereka membuka pintu kamu merasakan sesuatu yang cepat akan muncul di depanmu saat ini. Dan..
*BUAGH
Sebuah bola voli dengan kecepatan yang tinggi mengarah padamu dan berhasil ditahan menggunakan tangan kiri, instingmu benar sesuatu cepat yang akan datang ternyata adalah bola voli. Bahkan, kedua gadis yang sebelumnya bersamamu terkejut akan kedatangan bola voli itu.
Kamu menurunkan tanganmu dan masih mengenggam bola voli itu menggunakan satu tangan dengan melangkahkan kakimu masuk ke dalam tempat latihan itu. Seketika anggota klub voli disana hanya diam ditempat ketika melihat [Name] masuk dengan bola voli yang sudah kempes di tangan.
❝Hoi, Asahi ini salah mu karena terlalu kuat men-smash❞ -Sawamura Daichi
Sosok yang ditegur hanya bisa diam ditempat, karena takut melihat hawa keberadaanmu yang membuat bola itu kempes seketika. [Name] perlahan mendekati semua orang di tempat itu hingga membuka suara.
❝Non è all'altezza delle aspettative che avevo nei confronti del giocatore di pallavolo di questo club. Selamat Siang❞ -[Name]
Seketika semua disana blank mendengar omonganmu yang berbicara bahasa asing. Sampai Pelatih Ukai memperkenalkan mu kepada mereka semua.
❝Semuanya dengarkan! Hari ini kalian akan mendapat manager baru dan dia adalah gadis ini, Kobayashi [Name]❞ -Pelatih Ukai
Kamu tersenyum setelah di perkenalkan oleh pelatih Ukai kepada seluruh anggota club voli ini. Bahkan cowok tiang listrik yang kamu temui beberapa hari yang lalu juga diam ditempat tidak menyangka jika [Name] mencalonkan diri menjadi manager di club payah ini.
[Name] berlari mendekati Tsukishima dan membuat semua orang disana hampir kehilangan roh mereka terhadap tingkah laku yang kamu lakukan. Tahu apa? Mencubit kedua pipi cowok garam itu dan menepuk puncak kepalanya sambil tersenyum lebar.
❝Nee, aku tidak tahu jika Tsukishima-kun merupakan anggota club voli ini. Baguslah❞ -[Name]
Yang lebih seram lagi, Tanaka dan Nishinoya menatap Tsukishima dengan tatapan membunuh. Tsukishima yang ditatap seperti iu mengalihkan wajahnya ke arah lain. Sambil berusaha menutup rona pipinya karena perbuatan mu.
Mereka semua senang melihat kehadiranmu menjadi manager baru mereka dan [Name] kembali bertanya kepada semua anggota disana.
❝Bolehkah aku menjadi calon manager disini?❞ -[Name]
Semua menjawab dengan serentak tidak ada yang tidak menjawab.
❝TENTU SAJA!!❞ -All
•chapter three, done!•
Italia: Non è all'altezza delle aspettative che avevo nei confronti del giocatore di pallavolo di questo club
Indonesia: Tidak sesuai ekspektasi yang kubayangkan tentang pemain voli klub ini
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro