Chào các bạn! Vì nhiều lý do từ nay Truyen2U chính thức đổi tên là Truyen247.Pro. Mong các bạn tiếp tục ủng hộ truy cập tên miền mới này nhé! Mãi yêu... ♥

Dazai Osamu

Puasa ye kan.

1. Bungou Stray Dogs ©Asagiri Kafka.
2. Dazai osamu © Asagiri Kafka. Bukan punya saya atau kamu.
3. This story © __filly
4. And this project © Republik anu.

Jujur saja matanya masih sangat berat, dan pelukan sang suami terlihat nyaman tapi.

Itu semua godaan syaiton.

"ARGH SAHUR ASTAGA, SAHUR." monolog perempuan ini.

Setelah bangun [Y/n] langsung saja mempercikkan wajahnya dengan air di nakas.

"Nggak boleh kemakan godaan syaiton." Katanya sebelum beranjak dari ranjang.

Sekarang misi utamanya adalah kembali tidur.

Enggak lah! Misi utamanya adalah menyiapkan makanan untuk sahur.

[Y/n] agak terkejut, disaat penting seperti ini kulkasnya malah kosong. Yang tersisa di lemari dapur juga hanya makanan darurat; super mie.

"Syukuri apa yang ada aja."

Misi pertama selesai, sekarang misi kedua; membangunkan suaminya yang tidur mati.

"Sayang~ ayo sahur." Panggilnya lembut serta sesekali mengguncangkan pundak Dazai.

"5 menit lagi."

"BANGUN NGGAK SEKARANG?!" [Y/n] sudah tidak bisa sabar dengan sikap manja sang suami.

Bukan Dazai namanya kalau semudah itu terbangun.

"Apa mau kamu sih? Cerai? Oh atau kubakar saja buku anehmu itu." Dazai berjenggit, setelah itu dia merubah posisi menjadi terduduk.

"Jangan marah dong sayangku~" kata Dazai dengan nada mendayu.

"Cepetan sahur."

....

"Kok cuma mie?" Dazai agak terkejut melihat menu sahur hari ini.

"Kita itu harus bersyukur, masih untung bisa makan, bayangin aja---"

"--Ah kalo kamu yang masak tetep enak kok." Ucapan Dazai memotong siraman rohani dari sang istri.

"Ah, terimakasih." [Y/n] salah tingkah.


×ΠΠΠ×

Teriknya matahari membuat suhu udara meninggi.

"Ah tenggorokan ku kering." Keluh Dazai.

"Ya kan emang gitu orang puasa." Sahut [Y/n] yang sibuk membaca majalah islami.

"Sayangkuh~ ayo berenang." Ajak Dazai.

"Nggak. Kalau mau berenang sendiri aja. Lagi pula yang kamu maksud itu bukan berenang, itu hanyutin diri." Kata [Y/n].

Dazai menghelah nafas pasrah, istrinya terlalu cerdas untuk dikelabuhi.

"Ini puasa loh, kamu harus ingat, jangan lupa kendaliin nafsu. Percuma aja udah kelaparan dan kehausan seharian kalo nafsu nggak bisa dikendaliin." Kata [Y/n].

"Kalo soal itu sih gampang, cukup mandangin wajah cantik kamu aja cukup kok, nggak usah yang anu-anu."

Braaak...
[Y/n] menggebrak meja di depannya.

"Ish nafsu tuh bukan cuma anu aja, tapi membuang-buang waktu untuk hal nggak guna juga nafsu." Kata [Y/n].

"Jadi aku harus ngapain?" Tanya Dazai.

"Itu pakean belum di lipat, kenapa nggak lipat aja? Biar jadi Suamiable." Saran [Y/n].

Mau lari dari kenyataan aja Dazai kalo harus diperbabukan sama isteri.





×ΠΠΠ×


"KALO MANDI JANGAN DI TELAN AIRNYA." Peringat [Y/n] dari luar.

Sedikit lagi buka, persiapan bukanya juga sudah. Sekarang tinggal menunggu Dazai.



"Allahuakbar.... Allahuakbar.... Allahuakbar."

Ternyata waktu buka lebih cepat dari perkiraan mereka, padahal Dazai belum selesai mandi tapi sudah Adzan.

"SAYANG KELUAR CEPAT BUKA DULU BARU LANJUT MANDI." kata [Y/n], dia sengaja membesarkan volume suaranya agar di dengar Dazai.

"AKU UDAH BUKA." Jawab Dazai dari dalam kamar mandi.

"Hah bagai mana bisa buka puasa di kamar mandi? Astaga jangan-jangan suamiku itu minum air kran?!" Batinnya bergejolak.

"MAS KELUAR SEKARANG, JANGAN MINUM AIR KRAN."

"YA SAPE TAU KALO MAS MINUM AIR KRAN BISA MAT----."

BRAAK...
Pintu kamar mandi di dobrak oleh [Y/n].

"Astaga sayang kamu ngapain ih." Dazai agak terkejut dengan respon [Y/n].

"Ish udah buka. Lagi pula, KAMU JANGAN MINUM AIR KRAN DONG, INI BARU HARI PERTAMA KALO MATI GIMANA 29 HARIKU NANTI?" [Y/n] marah, kenapa suaminya yang cerdas ini bisa nggak ada akhlak.


"Lah siapa bilang aku buka pakai air kran? Kan ada air mineral nih." Ah benar, [Y/n] sendiri yang meletakkan air mineral disitu.

"Ih, tapi jorok tau buka kok di wc."

"Ia-ia deh. Kapan coba aku selesai mandi kalo kamu disini. Atau mau mandi bareng?" bibir Dazai tertarik membuat sebuah seringai.

"IH MAS-

"--kan udah buka, aku bukanya pakek kamu aja."

"DAZAI OSAMUUUUUUUU."







Fin

Hei pakabs? Gimana puasanya semua?

Support terus Filly, peaa dan sobat-sobat peaa ya gaiseee.

Well more story written by me, lets visit my account __filly

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro