Chào các bạn! Vì nhiều lý do từ nay Truyen2U chính thức đổi tên là Truyen247.Pro. Mong các bạn tiếp tục ủng hộ truy cập tên miền mới này nhé! Mãi yêu... ♥

Overdose

     "Yuumin-ah, kita bertiga mau bertemu teman-teman kita di mall

Mau ikut tidak?"tanya Baek Oppa sambil membenarkan rambutnya yang menurutku sudah kelewat rapih.

     Aku berpikir dulu. Kalau di rumah sendirian di rumah sebesar ini.. aku takut juga. Apalagi sehabis selesai membaca novel horror itu. Hiih. Membayangkannya saja sudah merinding. Jadi-

     "Boleh deh."kataku akhirnya.

     "Cepat siap-siap."perintah Yeol Oppa sambil mengenakan sepatu ketsnya.

     Akupun ke atas untuk mengganti pakaian dan turun setelah 7 menit lamanya.

     Aku turun dengan menggunakan jeans biru tua favoritku, sweater tebal biru muda, serta boots biru tua dan topi rajutan yang warnanya senada dengan sweaterku. Dengan mengolesi lipblam dan bedak super tipis, aku siap berangkat.

     "Aish lama seka-"kata-kata Baekhyun Oppa terputus saat melihatku berjalan ke bawah.

     Aku yang merasa menjadi tontonan untuk tiga pasang mata cowo tampan, langsung mengalihkan pembicaraan akibat malu.

     "Wae? Ayo cepat!"kataku sambil menahan malu.

     "Kata Chanyeol kau-"Baek Oppa belum selesai bicara karena mulutnya ditutup oleh Chanyeol Oppa.

     "Mworago?"kataku bingung.

     "Kajja. Dia sedang stress."kata Yeol Oppa dengan muka yang.. memerah?

     "Mungkin overdosis karena kebanyakan meminum obat yang salah."Luhan Oppa akhirnya bicara. Aku hanya tertawa menanggapi candaannya.

     Kami bertiga akhirnya pergi menaiki mobil Chanyeol Oppa, setelah berdebat beberapa saat soal 'overdosis' tersebut.

     "Apa? Kau masih mau mengataiku overdosis lagi?"kata Baekhyun Oppa yang memergokiku sedang menahan tawa bersama Luhan Oppa. "Bahkan Luhan Hyung juga? Aish apa jangan-jangan kalian yang overdose?"katanya dengan wajah aegyonya. Aish jangan membuat muka seperti itu, bisa-bisa langsung kucubit pipinya.

     "Hahaha kajja. Lagian kau seperti orang yang overdose saja!"kata Luhan Oppa lalu tertawa dan aku jadi ikut tertawa.

     Chanyeol Oppa yang tak membuka suara daritadi akhirnya bicara juga, "Overdose?"katanya sambil berpikir keras. "Bagus juga."katanya masih terfokus dengan jalanan di depannya. "Aku akan mempertimbangkan untuk membuat lagu bersama Chen dan Kyungsoo untuk project kami. Judulnya Overdose? Bagaimana?"katanya sambil melirik ke arah kursi belakang.

     "B-Buahahahaha."serempak kami bertiga tertawa terbahak-bahak.

     "Hei apanya yang lucu?"katanya dengan wajah serius. Membuatnya semakin menggemaskan.

     "Kajja. Hanya saja.. emm.. unik dan jarang-jarang lagu berjudul aneh seperti itu."kata Baek Oppa gemas dengan adiknya yang bahkan tinggi badannya jauh diatas tingginya sendiri.

     "Maka dari unik itu bagus untuk dijadikan lagu. Ya bukan Yuumin?"ia bertanya padaku yang mengharapkan jawaban 'ya'.

     "Ne. Itu unik dan bagus."kataku cepat-cepat. Takut tawaku semakin meledak.

     "Nah Yuumin memang penyelamat."katanya lagi.

===

     Kami berempat sampai di depan mall besar dan mewah yang terletak di sekitar Namsan Tower. Aku kagum melihat mall ini. Baru kali ini aku melihatnya.

     Tiba-tiba hp Yeol Oppa berbunyi.

     "Yeobuseyeo?"katanya sambil mengangkat telepon. "Ah ne ne."katanya lagi. "Wae? Oh okay."katanya lalu mengakhiri pembicaraannya di telepon. "Teman-teman kita sudah menunggu di cafe XOXO"katanya lalu mengajak kita ke cafe tersebut yang katanya terletak di lantai paling atas.

     "Oii! Chanyeol-ah! Lama sekali kalian!"kata namja yang berjalan mendekati kami. Kalau tidak salah namanya adalah Chen.

     "Mianhae kami terjebak macet tadi."kata Luhan Oppa sambil tersenyum manis.

     "Ah yasudah tidak apa Hyung! Ayo masuk."kata Chen lalu berjalan masuk ke cafe XOXO.

     Aku hanya mengikuti dari belakang. Wow cafe ini bagus juga. Cafe ini dominan dengan warna coklat muda dengan banyak pigura yang bergambar kopi dan beraneka kue yang sepertinya merupakan menu di sini.

     "Hei kau membawa yeoja. Siapa dia?"tanya namja bertubuh tinggi dengan mata seperti panda yang belum pernah kulihat.

     "Oh ya kami sampai lupa memperkenalkan ke kalian. Ini adik kami. Namanya Yuumin. Bukankah kalian satu sekolah sama Yuumin?"kata Baek Oppa sambil menunjuk dua namja tampan. Sehun dan Kai. Yap mereka berdua memang teman seangkatanku tapi tak sekelas dan aku tidak terlalu dekat.

     "Aku kenal. Sehun dan Kai kan?"tanyaku sambil melihat ke arah Baek Oppa.

     "Oh rupanya kau kenal."kata Baek Oppa lagi.

     "Annyeonghaseyo."kataku ketika baru mengingat belum memberi salam.

     "Annyeonghaseyo."kata mereka kompak. Wow. Aku baru sadar, di sini semuanya namja. Dan ada 1..2..3.... 9. 9 Namja tampan duduk dan melihatku detail. Aduh matilah aku malu. Aku hanya yeoja sendiri diantara ke-12 namja? Ugh malu!

     Akupun bergabung untuk duduk diantara Chanyeol dan Baekhyun Oppa. Aku malu jika harus duduk di dekat Sehun dan Kai. Ralat, malu dekat mereka semua.

     "Hei kau tak pesan apapun?"tanya Luhan Oppa yang menyadari aku tak memesan apapun.

     Aku hanya menggeleng dan izin untuk keluar untuk berkeliling. Tapi tiba-tiba tanganku ditahan oleh Chanyeol Oppa.

     "Kau bilang 'Overdose' itu bagus kan? Bagaimana kalau kau membantu kami semua untuk membuat lagu tersebut? Kau kan pintar dalam mengarang lagu."katanya panjang lebar. Setelah kalimat itu selesai, 12 pasang mata langsung melihat ke arahku dengan penuh harap.

     "Uhm begini. Kami memang beda kelas maupun angkatan. Tapi kami disuruh untuk membuat grup dan membuat lagu untuk acara pensi nanti."jelas Chen.

     "Aigoo ayolah bantu kami!"kata Tao yang mukanya menyeramkan.

     Karena aku bingung ditatap terus, aku langsung mengangguk.

     "Yeahh!"kata Kris yang terlihat bahagia.

     "Tapi.. mau bagaimana konsep lagunya jika itu tentang overdose?"tanyaku malu-malu. Mereka melihatku lalu berpikir sejenak.

     Kai dan Sehun menjelaskan konsepnya dan aku manggut-manggut tanda mengerti.

     "Sepertinya ini rada sulit. Tapi.. semoga aku bisa membantu kalian semua."kataku sambil tersenyum malu.

     "Ya mohon bantuannya ya Yuumin-ssi. Terimakasih."kata orang yang wajahnya cocok menjadi pemimpin. Suho Oppa kalau tak salah.

     "Yeaay kita terbantu!!"kata Lay Oppa senang. Aku hanya bisa tersenyum melihat mereka semua tersenyum bahagia.

     Setelah makan-makan dan berdiskusi tentang 'Overdose' akhirnya kami selesai dan aku menemukan bagian lagu yang cocok untuk judul lagu yang unik itu.

     "Someone call the doctor.."aku menyanyikan bagian reffnya dan pada saat itu juga mereka berduabelas menengok ke arahku.

     "Mwo?"aku bingung ditatap seperti itu.

     "Coba nyanyikan lagi bagian tadi."kata Xiumin Oppa.

     Kini, kami ber tigabelas sedang di rumah kami dan membantuku membuat lirik dan nada lagu Overdose.

     Aku yang merasa malu hanya menunduk. "Aku... malu."kataku dengan wajah panas.

     "Tak apa. Kami tak akan menertawaimu."kata Kyungsoo yang sudah tak sabar.

     Aku menarik nafas dan- "Someone call the doctor nal butjapgo malhaejwo. Sarangeun gyeolguk jungdok overdose."aku mengakhiri dengan cepat. Memang sengaja kubuat cepat lagunya. Aku mendongak dan kulihat keduabelas namja sedang tersenyum sumringah.

     "Bagus juga!"kata Kai yang sedari tadi diam. "Buat dance juga enak."katanya lagi. Ia memang senang sekali dengan yang namanya dance.

     "Benarkah?"tanyaku tak percaya.

     Mereka semua mengangguk dengan semangat. Aku dengan bangga tersenyum senang.

===

     Aku sedang dikamar untuk meneruskan membuat lagu. Aku masih bingung. Kata Kai lagunya dipakai untuk sekalian dance. Jadi.. harus terkesan hip hopnya. Hhh bagaimana ya?

     Tok tok.

     "Ah, apakah aku mengganggu?"kata Chanyeol Oppa tiba-tiba sambil masuk.

     "Kajja. Sama sekali tidak kok."kataku sambil tersenyum manis.

      Aku melihat ia masuk lalu menutup pintu dan duduk di sofa kamarku, disampingku.

     "Hei, kau bekerja semalaman untuk semua ini?"katanya sambil melotot.

     Aku hanya bisa tersenyum melihat tingkahnya. "Kan aku hanya membantu."kataku kepadanya. Ia hanya bisa geleng-geleng dan mengacak-acak rambutku.

     "Mau kubantu?"tanyanya penuh harap. Apa aku yang berharap?

     "Boleh saja."kataku lagi.

===

     3 Hari kemudian pun, akhirnya lagu Overdose pun selesai dan aku meminta mereka berdua belas untuk berkumpul. Aku menjelaskan semuanya mulai dari konsep sampai dasar dasar gerakan yang cocok dengan lagu ini.

     Mereka terlihat senang dan antusias. Aku senang melihat mereka begitu.

     Kai dan Sehun pun kini sedang membuat gerakan untuk lagu itu. Aku menjadi lebih dekat dengan merek semua. Aku senang dapat teman baru.

===

     Annyeong~ berhubung ini harinya album EXO 'Overdose' comeback, jadi judulnya sengaja dibuat sama dehXD

     Sorry kalo aneh ceritanya. Gomawo bagi yang udah mau baca ff ini!^^ Dan gomawo juga kalo udah nunggu lanjutan chapternya!!^-^

     Keep reading and vote and comment ya!;) Annyeong^^

    

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro