Moment With Chanyeol Oppa
Setelah beberapa hari sehabis aku meng-make over penampilanku, aku menjadi semakin akrab dengan Oppa-Oppaku.
Sampai hari inipun tiba. Appa dan Eomma akan pergi ke luar negeri untuk berurusan dengan pekerjaannya. Mereka bilang kalau mereka akan pergi selama kurang lebih, 2 bulan. Tetapi itupun belum pasti. Bisa lebih cepat, bisa lebih lama.
Aku yang hanya perempuan sendiri di rumah nantinya, kebingungan. Bagaimana ini?
Bagaimana kalau Baek Oppa mengigau malam-malam dan ke kamarku? Bagaimana jika Yeol Oppa selalu merengek meminta makanan kepadaku? Dan bagaimana kalau Luhan Oppa selalu datang ke kamarku untuk membantu mengerjakan pekerjaan rumah, padahal aku tak mau diganggu?
Pertanyaan-pertanyaan yang lain dan bahkan tak masuk akal berputar-putar di dalam otakku.
"Hei Yuu Min, kenapa bengong?"tiba-tiba Yeol Oppa datang dan duduk disampingku, yang sedang menonton acara drama Korea yang menarik. 'My Brothers Are Handsome' judulnya.
Kenapa judul drama Korea ini sangat tepat buatku? Oppa-Oppaku memang tampan. Apalagi dalam drama ini terdapat 3 kakak. Persis sepertiku.
"Whoaa.. Judul drama ini sangat tepat buatmu ya. Oppa-Oppamu memang tampan. Khusunya yang bernama Chanyeol!"katanya penuh percaya diri. Ia memamerkan senyumnya yang menawan dan membuat pipiku panas. Lagi.
"Oppa.."
"Mwo?"
"Kenapa kau selalu tersenyum seperti itu. Membuatku.."
"Membuatmu apa?"katanya penuh penasaran.
Aku yang tak sadar bahwa telah bicara seperti itu, langsung menunduk dan duduk meringkuk dengan wajah yang semakin panas.
"Ahh~ Lupakan saja.."kataku sambil kembali pura-pura sibuk dengan drama Korea tersebut.
"Aigoo~ Kau selalu begitu.. Membuatmu apa hayo?"tanyanya penasaran.
"Aish. Masih saja. Maksudku membuatku... emm.. semakin sebal denganmu!"kataku menyangkal. Aduh.. Bagaimana ini? Aku berdiri atau diam di tempat saja ya?
Ah lebih baik aku berdiri lalu kabur saja~
Akupun menaruh bantal yang sedari tadi kupeluk dan berdiri-
"Mau ke mana kau?!"katanya sambil menahan tanganku. Ugh, aku harus bagaimana?!
"Mau.. tidur. Aku ngantuk tahu! Inikan hari libur.. Seharusnya aku-"
"Jawab dulu dengan jujur pertanyaanku yang tadi!"matilah.
"Yang mana?"kataku pura-pura tak tahu.
"Senyumku membuatku apa?"ia menatap mataku dalam dan serius. Arrghh aku tak tahan!! Kenapa dia begitu tampan? Kenapa ia begitu lucu? Dia itu.. Cute overloads!!!!
Aku melepas tangannya. Tapi ia menahanku kembali. Akupun mengerang tetapi tetap tidak bisa. Kekuatannya jauh lebih kuat daripadaku. Jelas.
Hhh~ Mau tak mau aku harus jawab.
"Senyum Oppa itu buat aku... salah.. tingkah.."aku menjawab dengan wajah yang super duper panas saking malunya.
Karena ia tak merespons, akupun menunduk melihatnya yang masih terduduk di sofa.
KYAAAAA!!
Aku melihat ia sedang menutup mulutnya dengan tangannya sambil setengah menunduk dan kulihat ada semburat merah di pipinya.
Oh Tuhan.. Kenapa kakakku yang satu ini begitu imut, tampan, dan keren menjadi satu? Aku tidak tahan!
Akhirnya iapun melepaskan tanganku dan memperbolehkanku tidur.
Tetapi saat di kamar, yang ada di pikiranku hanyalah Chanyeol Oppa seorang.
===
Kulihat jam bekerku menunjukan waktu pukul 11:00 pagi. Hhh~ Tadi aku ketiduran saat pukul 07:00 pagi. Lama juga aku ketiduran.
Akupun ke luar kamar dan memaksakan kakiku untuk ke dapur.
Saat di dapur, pemandangan yang kulihat yaitu Chanyeol Oppa sedang memasak sesuatu yang membuat seluruh ruangan dapur wangi sedap.
"Ah kau sudah bangun rupanya."kata Yeol Oppa tanpa menengok.
"Ne. Oppa masak apa?"kataku sambil duduk di meja makan.
"Ah ini? Aku masak bulgogi."katanya tanpa menengok sekalipun. Serius sekali. Hihi~ Lucu sekali.
"Hhmm.. Wanginya sedap."kataku sambil menghirup wangi bulgogi buatan Yeol Oppa.
"Benarkah? Wah baguslah kalau begitu."
Selang waktu 10 menit kemudian, bulgogi yang dimasak akhirnyapun jadi.
"Ugh.. Aku lapar.. Sepertinya ini memang pas."kataku sambil mengusap-ngusap perut.
Kamipun memakan bulgogi, sambil ngobrol-ngobrol dan tertawa-tawa. Chanyeol Oppa yang kukenal dulu sangat berbeda dengan Chanyeol Oppa yang sekarang.
===
"Yeol Oppa, Luhan dan Baek Oppa mana?"tanyaku bingung. Dari tadi aku tak melihat mereka berdua.
"Oh iya. Aku lupa memberitahu, Baek dan Luhan Hyung sedang pergi dengan urusan mereka masing-masing."aku hanye mengiyakan mendengar jawaban Yeol Oppa.
"Bagaimana kalau kita pergi? Berdua saja?"katanya sambil menunjukan senyum miringnya.
===
Annyeonghaseyo~ sorry updatenya lama ya?:(( Gomawo ya bagi chingu yang udah pada baca~ sorry banyak typo:((
Chapter selanjutnya ditunggu ya. Kayaknya bakalan seminggu lagi ke update:( soalnya lagi Ujian Sekolah Tertulis nih *hiks meluk Chanyeol*;p Ditunggu aja yaaa;D sampai ketemu di chapter berikutnya~
Annyeong▲▼▲▼
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro