Chào các bạn! Vì nhiều lý do từ nay Truyen2U chính thức đổi tên là Truyen247.Pro. Mong các bạn tiếp tục ủng hộ truy cập tên miền mới này nhé! Mãi yêu... ♥

Choisen & The Memories[END]

YUUMIN POV

Aku dan ketiga Oppaku, kini berada di ruang tv.

"Jadi? Apa yang akan kau bicarakan?"

"Aku akan memberi tahu kalian siapa yang akan kupilih."

Mereka bertiga langsung berfokus padaku.

*gulp* Aku menelan ludah, ditatap oleh ketiga namja tampan? Siapa yang tak menelan ludah?

"Jadi..?"mereka menunggu jawabanku.

"Oh.."aku baru sadar aku telah diam sejak tadi. "Aku memilih.."

===

AUTHOR POV

"Aku memilih.."katanya, lalu ia diam sejenak, "..tidak ada."

"APA?!"ketiganya berbicara kompak.

"Kau tidak memilih siapapun?!"kata Chanyeol terkaget-kaget.

"Ani.."katanya sambil menunduk.

"Wae?"kata Luhan kecewa.

"Karena.."ia menghela nafas lalu, "Aku mencintai kalian bertiga.."

"APA?"

"Jadi aku tak memilih satupun dari kalian. Dan aku juga.. Aku tak mau hubungan kalian bertiga akan memudar karenaku.. Mianhae.."kata Yuumin yang membuat ketiga Oppanya terdiam.

"Mian.. Kami terlalu memaksa kau."kata Yeol lalu memeluknya.

Yuumin terdiam. Tanpa sadar ia meneteskan air matanya.

"Saranghae.."kata Yuumin tanpa bisa dicegah.

"Apa?!"Yeol yang memeluknya kaget setengah mati.

"Saranghae.. Aku mencintai kalian bertiga. Aku tidak bisa memilih salah satu dari kalian."katanya sambil tersedu.

"Aw.. Tak apa.."kata Baekhyun lalu memeluknya juga.

"Kami juga mencintaimu.."kata Luhan lalu ikut memeluk mereka.

Mereka bertigapun berpelukan layaknya adik kakak yang sudah lama tak bertemu.

===

"Kau yakin?"

"Uh huh."kataku lalu mengangguk pasti pada Sehun, Kai, dan Yura.

"Kau ditembak oleh ketiga Oppamu tapi kau tolak semua?"ulang Yura heran.

Aku mengangguk lagi.

"Kau gila."kata Sehun. "Kau menolak cinta Luhan Hyung? Kalau aku jadi kau, aku pasti menerimanya."

Semuanya tertawa terbahak-bahak mendengar omongan Sehun.

"Kalau begitu, aku akan memberi tahu Luhan Oppa!"ledek Yuumin.

"Eh! Jangan-jangan!"ucap Sehun.

Yang lain semakin tertawa terbahak-bahak.

"Omong-omong.. Kenapa kau menolak ketiganya?"tanya Yura setelah tertawa.

Fokus semua ornag kini tertuju pada Yuumin.

"Uh.. Itu karena.."ia menghela nafas sejenak, "..aku mencintai mereka bertiga.."katanya lalu menghela nafas lagi.

"K-Kau mencintai mereka bertiga?"tanya Yura kaget.

"Ne.. Aku tidak bisa memilih salah saru diantara mereka.. Aku benar-benar bingung."kataku.

"Be-Berarti.. Kau mencintai.. Luhan Oppa?"tanya Yura dengan suara bergetar.

"Mianhae Yura.. Tapi.. Ne. Aku mencintainya."kata Yuumin dengan suara kecil.

Sehun dan Kai, yang sudah tahu bahwa Yura menyukai Luhan, mengusap-usap punggung Yura.

"Tapi tenang saja.. Aku tidak akan menerimanya.. Karena ia adalah Oppaku."kata Yuumin lalu tersenyum.

"Kenapa kau tak pernah memberi tahuku sebelumnya?"tanya Yura lagi.

"Aku ingin sekali menceritakannya padamu.. Tapi.. Aku tak tahu bagaimana caranya.. Mianhae Yura.. Aku benar-benar minta maaf."kata Yuumin lalu ia memeluknya.

Yura balas memeluknya lalu berkata, "Sudahlah.. Lagipula aku juga mau melupakannya.."

"Wae?"tanya Kai.

"Karena ia sudah mencintai yeoja lain."kata Yura lalu tersenyum sedih.

"Maafkan aku.."kata Yuumin lalu memeluknya lagi.

===

6 BULAN KEMUDIAN

"Annyeong!"kata Yura yang baru datang ke rumah Yuumin bersama Kai dan Sehun.

"Annyeong! Ayo masuk!"kata Chanyeol.

"Yu- Woah woah. Apa aku ketinggalan sesuatu?"kata Yuumin yang melihat Kai dan Yura yang sudah lengket.

"Ne! Sekarang Yura dan Kai berpacaran!"kata Sehun lalu meledek mereka.

"JINJJA?!"Yuumin terlihat kaget.

"Ne.. Maaf tak memberi tahumu sebelumnya.. Hehe.."kata Yura.

"Tak apa.."kata Yuumin lalu mereka berpelukan.

"Jadi..? Ada apa kalian ke sini?"tanya Luhan.

"Uhm kami ke sini untuk.. Bermain saja. Boleh kan?"tanya Sehun ke Luhan.

"Tentu saja, babo."kata Luhan lalu mengacak-acak rambut Sehun.

"Aww kalian sangat lucu!"kata Yuumin.

"Aish."kata Sehun.

===

YUUMIN POV

Hari ini, adalah salah satu hari yang indah di hidupku.

Kami berempat belas pergi untuk merayakan kebersamaan Yura dengan Kai.

Kami pergi ke restoran yang indah dan romantis.

Di sini, kami juga flash back bersama.

Saat di mana Xiumin Oppa pernah terjeduk lemari di rumah kami saat menginap sampai bengkak..

Saat di mana Chen Oppa pernah melakukan latihan vokal sampai suara ia habis, saat ingin tampil lagu Overdose..

Saat di mana Suho Oppa salah masuk kamar saat menginap di rumah kami..

Saat di mana Lay Oppa tidur sambil berjalan saat menginap di rumah kami..

Saat di mana Kris Oppa jatuh terlentang dari kasur..

Saat di mana Tao terpeleset di dapur saat D.O Oppa sedang memasak sesuatu untuk kami semua..

Saat di mana Kai mempoutkan pipinya ke arah D.O Oppa di depan Sehun dan Sehun meledeknya habis-habisan..

Saat di mana D.O Oppa memasak kari untuk kami semua tapi lupa membubuhi garam..

Saat di mana Sehun menggunakan puppy eyesnya ke Luhan Oppa dan membuatku tertawa..

Saat di mana Luhan Oppa mengajariku berenang..

Saat di mana Baekhyun Oppa membawaku ke bioskop..

Saat di mana Chanyeol Oppa membeli Michan bersamaku..

Saat di mana Yura menceritakan bahwa ia menyukai Luhan Oppa..

Saat di mana aku dibentak dan dijauhi oleh ketiga Oppaku yang sekarang aku sudah mengerti alasannya. Saat di mana aku mengalami leukimia dan kini sudah sembuh total..

Aku benar-benar mengingat itu semua..

Semua memori itu akan kusimpan dan tak akan kulupakan.

Kami kembali bercerita-cerita dengan asiknya dan menunggu makanan pesanan kami datang.

Aku juga sudah bertekad, untuk benar-benar tidak mencintai ketiga Oppaku dan beralih ke namja lain(kalau bisa). Aku tak mau mereka bertiga menjadi tercerai berai hanya karenaku.

Aku mengingat kejadian itu semua dengan haru.

Kami kembali tertawa bersama-sama dan mencicipi hidangan yang baru datang.

[THE END]

===

안녕하세요! Feli imnida^-^

End of the story..

Did you guys love my story?:3

Comment ya gimana setelah baca semua bagian partnya^-^

Sampai ketemu di FF Dream Come True, When a Girl Looks Like Boy, dan You're The Only One^-^

Gamsahamnida~

사랑해♥

-23August14-

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro