Chào các bạn! Vì nhiều lý do từ nay Truyen2U chính thức đổi tên là Truyen247.Pro. Mong các bạn tiếp tục ủng hộ truy cập tên miền mới này nhé! Mãi yêu... ♥

🏆MC 5 : Babak Final.

سْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
{اَللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ}

"Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad."

Sebelum memulai membaca cerita ini mari kita kita awali dengan membaca sholawat bersama🥰

.

.

.

.

.

Babak final akan segera di mulai, suasana terasa semakin memanas, asap putih tebal mengepul di seluruh area pertandingan. Pintu ruangan mulai terbuka perlahan, para penonton sudah duduk di tempat mereka masing-masing dengan pakaian abu-abu yang seragam.

Pintu ruangan perlahan terbuka, sepasang anak laki-laki dan perempuan berjalan masuk secara bersamaan, mengenakan baju putih dengan bawahan abu-abu dilengkapi dasi berwarna senada. Melangkah masuk di iri lampu pancaran lampu sorot putih, ketengang terpancar dari wajah keduanya. Grisella terus menghela napas hidup dan matinya ada di sini saat ini.

"Telah hadir bersama kita Prince Keano Almert dari World Class Islamic School Banjarmasin, dan Grisella Agatha dari The Grobal Horizon School Banjarmasin. Keduanya akan bertanding dalam babak Final."

"Student pada malam hari ini, akan hadir bersama kalian seorang quiz master yang akan memandu tantangan pada malam hari ini." Asap tebal mengepul pintu kembali terbuka siluet bayangan seorang laki-laki mengenakan pakaian formal mulai terlihat.

"Kita sambut bersama Profesor doktor Rendra Maheswari, beliau merupakan guru besar termuda dari Faculty of Mathematics and Science of the Zenith University yang akan menjadi the quiz master pada tantangan kali ini."

Rendra menyapa kedua peserta dengan ramah, lantas berjalan mendekat ke arah keduanya. Menghela napas sebentar kedua peserta terlihat begitu serius menunggu aba-aba darinya, kedua tangan mereka berada di atas meja seakan bersiap untuk memencet bel yang ada di tengah-tengah meja.

"Baiklah student pada kesempatan kali ini, saya Profesor Doktor Rendra Maheswari akan memandu kalian, sebelum itu saya akan membacakan peraturan dari tantangan kali ini."

"Pada tantangan kali ini, akan ada 10 soal teka-teki silang yang mana soal-soal tersebut harus di jawab oleh para peserta secara bergantian, dan menjumlahkan seluruh huruf dari jawaban yang di dapatkan sesukai kode angka yang ada di layar." ucap quiz master.

Layar menyala menampilkan susunan abjad yang dilengkapi dengan kode angka di bawahnya.

"Student di depan kalian sekarang ada kumpulan abjad dilengkapi dengan kode angka, jika kalian berhasil menebak jawaban satu soal, maka kalian harus mengubah huruf-huruf di jawaban itu menjadi angka dan menjumlahkan semuanya, contoh kata BUKU yang menjadi 2 +21+11+21 sama dengan 55, para peserta wajib menjawab buku sama dengan 55 jika tidak maka jawaban dianggab salah."

Kode huruf dan angka mengecil sebuah teka-teki silang muncul, dilengkapi dengan timer di sampingnya. Kedua peserta terdiam menahan napas mereka sesaat, tidak menyangka jika tantangan kali ini sangat sulit.

"Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, pada tantangan kali ini para peserta akan menjawab soal secara bergantian dan menebak jawaban serta menghitung jumlah jawaban dalam waktu 1 menit, jika gagal soal akan dilempar ke peserta selanjutnya, satu soal bernilai 10 poin, kalian akan diberikan alat bantu berupa kertas dan pena untuk menghitung, pemenang Zenith Matematic Competition akan diberikan pada peserta yang mendapat skor paling tinggi."

Melirik kedua peserta dia tersenyum, anak-anak ini sangat mengemaskan. Melihat wajah serius keduanya seperti memutar kenangan lama baginya, seperti itulah dia di masa lalu, seorang anak ambis dari keluarga sederhana yang bermimpi menjadi orang besar, dan sekarang berkat semangat dan kerja keras dia dapat berada di titik ini saat ini.

"Student ready? Keano perhatikan baik-baik soal yang akan saya bacakan, dan jawablah pertanyaan setelah saya membacakan soal, siap?" tanya quiz master yang balas anggukan oleh Keano.

"Proses pembuatan makanan pada tumbuhan hijau dengan bantuan cahaya matahari disebut?"

Waktu terus berjalan, Keano mulai menuliskan angka di kertas dan menjumlahkannya dengan cepat. 6+15+20+15+19+9+14+20+5+19+9+19. 15+15 = 30, 20+20= 40 , 9+9=18, 5+14=19 maka 19x4=76. Hasil 30+40+76+18+6=170. Meletakan pena ke atas meja Keano menghela napas melihat waktu tinggal 30 detik lagi. Suara bel terdengar pertanda peserta sudah selesai menjawab soal.

"Iya Keano."

"Fotosintesis 170." jawabnya dengan lantang.

Tersenyum melihat ke arah layar, jawaban mulai muncul, lampu hijau menyalanpertanda jawaban yang di berikan benar.

"Benar, untuk Keano 10 poin." quiz master berucap, lantas kembali melihat teks yang dia pegang dan beralih menghadap Grisella.

"Grisella dengarkan dengan seksama soal yang akan saya bacakan, sebutkan nama organ yang berfungsi sebagai pusat kendali pada tubuh manusia adalah?"

Waktu berjalan, Grisella mulai berfikir mengingat pelajaran Biologi yang telah dipelajarinya.

"Organ yang menjadi pusat kendali tubuh? otak?" batinya, melirik ke arah Keano anak itu tampak tenang seolah menunggu dirinya untuk menyerah.

"Sella pasti bisa, kata Papi Sella tidak boleh kalah dengan anak yang lebih muda dari Sella," batinya lagi.

Selesai menghitung Grisella dengan terburu-buru mulai memencet bel, "Otak 47," jawabnya.

Memperhatikan layar dengan jantung berdebar, Grisella bernapas lega ketika jawabanya muncul di layar pertanda jika jawabanya memang benar.

"Benar, untuk Grisella 10 poin."

"Keano, Ilmuan Galelio Galilei dikenal sebagai penemu apa?"

Mulai cemas Grisella melirik layar timer masih berjalan namun Keano sudah mencorat-coret kertasnya, mungkin kali ini dia juga akan berhasil menjawab soal. Jika tidak ada jawaban satupun yang berhasil di rebut maka hasilnya akan seri, atau mungkin minus karna jawabanya di rebut oleh Keano. Semakin naik soal semakin sulit pertanyaan yang diberikan, dia harus tetap fokus kali ini.

"Teleskop 103," jawabnya.

Jawaban telah muncul di layar, di barengi dengan poin Keano yang semakin naik. Saat quiz master mulai menghadapnya, jantung Grisella seketika berdetak cepat keringat dingin mulai membasahi wajahnya.

"Grisella, Sebutkan teori apa yang dikemukakan oleh ilmuan Charles Darwin?"

Mencoba berfikir dia lupa teori apa yang telah dikemukakan oleh ilmuan ini, yang ada di otaknya sekarang hanya hukum newton yang ditemukan oleh ilmuan Isaac Newton.

"Aduh bagaimana Sella bisa lupa sih, ayolah Sella coba berfikir jangan sampai poin ini jatuh ketangan Keano," sembali membatin dia terus memejamkan mata, badanya mulai gemetar dan terus berfikir.

"Waktu habis, Keano apa jawaban soal nomer empat," tanya quiz master.

"Teori Evolusi 103," jawab Keano.

Secepat itu hanya selisih detik Keano langsung menjawab, dia yakin saat mendengarkan soal Keano sudah memikirkan dan menghitung jawaban.

"Baiklah 10 poin tambahan untuk Keano, soal nomer 5, Keano dengarkan soal yang saya bacakan dengan seksama."

"Sebutkan istilah dalam ilmu Bahasa Indonesia yang memiliki arti sebuah kata yang bermakna atau arti yang sama adalah?"

Saat Keano berfikir Grisella ikut berfikir ambisinya untuk merebut koin Keano akan dia usahakan sebisa mungkin, karna kemenangan harus tetap menjadi miliknya tidak boleh jatuh ketangan siapapun.

"Sinonim 93," jawab Keano mematahkan ambisi Grisella untuk merebut poin darinya.

Lagi-lagi Keano berhasil menjawab dengan tepat, Grisella mulai meremas erat roknya. Badanya seolah kaku tak berani untuk melirik ke arah penonton sedikitpun karna sang ayah sedang menonton di sana, entah tatapan menakutkan apa yang diberikan oleh pria tidak berperasaan itu.

" Grisella, siapakah nama tokoh pahlawan nasional yang dikenal sebagai Bapak Proklamasi?"

"Soekarno 98," jawab Grisella semangat.

"Benar, 10 poin untuk Grisella, baiklah Keano, ilmuan Isaac Newton terkenal sebagai penemu apa?"

Melirik Keano Grisella tersenyum seraya meraih kertasnya untuk menghitung, kali ini dia pasti dapat merebut poin dari Keano. Baru selesai menulis angka yang akan di hitung tiba-tiba saja bel berbunyi, Grisella hampir melompat kaget dibuatnya. Bisa-bisanya dia baru menulis angka Keano sudah selesai menghitung.

"Hukum Newton 91," jawab Keano.

"Benar 10 poin untuk Keano, Grisella, sebutkan benua apakah yang terluas di dunia?"

Kalau ini dia tentu saja mengetahui jawabanya dengan cepat Grisella dapat menebak dan menghitung jawaban.

" Asia 30," jawabnya dengan penuh percaya diri.

"Benar 10 poin untuk Grisella, Keano, sebutkan nama organ pada manusia yang bertugas untuk menyimpan cadangan makanan dalam tubuh adalah?"

"Hati 38," jawab Keano.

Belum sempat Grisella memikirkan jawaban Keano sudah berhasil menebak jawabnya, tanganya mengepal erat kini sudah habis kesempatannya untuk merebut poin Keano. Tugasnya sekarang hanya mempertahankan poin terakhir agar tidak direbut oleh Keano, jika tidak mungkin dia akan merasa jauh lebih malu dari sekarang.

"Baiklah soal terakhir Grisella dengarkan soal yang saya bacakan dengan seksama, Sebutkan apa istilah dalam ilmu bahasa Indonesia yang memiliki makna sebuah kata yang mengandung makna berlawanan?"

Lagi-lagi dia tidak bisa mengingat jawaban soal yang diberikan, dia tahu istilah itu mungkin sudah diajarkan sebelumnya. Waktu terus berjalan kini sisa 25 detik lagi, sudah mengingat jawaban dengan cepat Grisella menulis angka dan menghitungnya. Tampa disadari alaram kematian berbunyi pertanda waktu telah habis.

"Waktu habis, Keano apa jawabannya?" tanya quiz master melempar kesempatan Grisella pada Keano.

"Antonim 86," jawab Keano.

Teka-teki silang sudah terisi penuh soal telah terjawab semua, perlahan teka-teki itu mulai menghilang di layar angka skor mulai membesar dan berjalan turun menuju ke tengah layar. Keano memperoleh skor 70 poin dan Grisella 30 poin.

"Baiklah pada tantangan kali ini jumlah skor sementara, Keano memimpin dengan skor 70 poin dan Grisella 30 poin" quiz master mengumumkan hasil proleh skor dari kedua peserta.

Mendengar kata skor sementara membuat para penonton juga kedua peserta keheranan, apakah setelahnya ada kejutan baru? tantangan baru? tampa disadari ada seseorang yang tengah menarik sudut bibirnya sekarang, tersenyum bahagia dengan apa yang akan menanti kedepan.

"Sella masih ada harapan, Sella harus bisa fokus dan merebut skor itu dari Keano," batinnya.

"Student pada tantangan kali ini kalian akan diberikan waktu 30 menit untuk menebak angka-angka yang tersembunyi, dan menjumlahkan semuanya, para peserta diberikan satu kesempatan untuk menjawab. Sistemnya adalah rebutan siapapun peserta yang berhasil membunyikan bel tercepat maka dia berhak menjawab soal yang telah diberikan. Poin dari tantangan ini cukup besar yaitu 50 poin maka dari itu kedua peserta harap berhati-hati dan teliti."

Poin yang sangat tinggi 50 sudah dapat membawanya naik untuk mengalahkan Keano, Grisella seperti melihat secercah cahaya lampu dari tantangan ini. Mungkin memang takdir kemenangan itu adalah miliknya, Keano tidak akan bisa menyangkal walau dia sangat hebat semuanya bergantung pada takdir.

"Keano kau sudah mempermalukan Sella, dan merebut poin Sella maka di tantangan selanjutnya Sella akan pastikan Keano kalah dari Sella," batinnya


🏆🏆🏆🏆🏆

Hay-hay bagaimana kabar kalian hari ini? saya harap kalian sehat selalu🥰🙏

Wah-wah ada babak spesial nih, kira-kira Grisella atau Keano yang akan menang yah?🤔

Sampai jumpa di bab selanjutnya salam sehat semuanya🙏🥰

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro