Chào các bạn! Vì nhiều lý do từ nay Truyen2U chính thức đổi tên là Truyen247.Pro. Mong các bạn tiếp tục ủng hộ truy cập tên miền mới này nhé! Mãi yêu... ♥

Awas ada BADUT MIXUE! part 3

Malam itu di sebuah komplek perumahan terjadi kasus pembunuhan, di samping jasad yang tergeletak ada es krim dengan stiker snowman mengenakan mahkota dan katanya korban mati karena kekenyangan makan es krim.

Kasus ini membeludak dan membuat orang-orang komplek ketakutan, kasus ini tidak ditangani polisi karena di sinetron ini tidak ada yang mau jadi polisi, jadilah Pak RT dan Pak Ustad yang jadi detektif dadakan untuk memecahkan kasus pembunuhan ini.

Walaupun tanpa diusut pun mereka sudah tahu siapa pelaku pembunuhan ini, biar dramatis saja.

"Kasian Ikkyu, dia mati keselek es krim hiks srot!" Harao si loper koran pura-pura nangis.

"Ga smart banget lagi damai malah dikasih tragedi begini," protes si tukang seblak smart.

"Fuh ... kita diinvasi badut mixue, irama komplek ini jadi berantakan."

"Pelakunya Hiruma, gausah pada sok sedih atau kesel," timpal Kakei.

"Ngha! Kakei jajan es krim mixue yuk!" ajak Mizumachi tanpa tahu keadaan.

"Kita doakan Ikkyu selamat dunia akhirat." Sang ustad botak kakaknya Agon telah bersabda.

"Aku ... belum mati ...." Jasad itu mengeluarkan suara pelan.

"Kalau sudah begini hanya satu senjata andalan kita dalam menaklukan badut mixue," sabda Kid sok berwibawa.

Seketika semua pasang mata tertuju pada laki-laki berbulu mata nyebelin yang sedang membereskan es krim tumpah di TKP.

"Jangan aku ... aku tidak cocok jadi tumbal, suwer." Marco berusaha lari dari tanggung jawab jadi tumbal.

Kid mengoyangkan jari telunjuknya. "Ini perintah pak RT, kamu jadi tumbal demi keselamatan kita."

"Betul." Shin main setuju-setuju aja, alias itu emang dialog dia.

"Jangan gitu dong! Bisa Sena atau Akaba, diantara kita semua ada yang bisa ditumbalin selain aku." Marco melirik Mamori. "Ada gadis berambut pink bersifat malaikat itu."

Mamori langsung menyahut, "Tidak terima kasih."

"Hiks srot! Yo tidak terima jadi tumbal, TITIK."

Akaba menolak. "Fuh ... aku hanya setia pada Kakei-kun, aruji tidak setuju aku dengan setan itu."

Kakei melipat kedua tangan di depan dada. "NOTP aruji, jangan minta aku."

Takami membenarkan letak kacamatanya. "Jadwalku penuh."

Alesan.

Kid melepas topi koboinya. "Saya Pak RT, saya yang menentukan."

Kid males aja.

"Saya ustad, ustad harus menghindari soda," kata Unsui sambil pegang tasbih.

Unsui mulai sok suci.

"Ngha! Aruji cuman acc aku sama Kotaro, Otohime dan Sena."

Mizumachi mengikuti jejak dua orang tuanya alias alesannya masalah NOTP.

"HAAAA?! LU MAU GUA JADI TUMBAL?! GUA OGAH."

Kalo Agon terima jadi tumbal kayaknya bukan Agon namanya.

"Ga smart lu Marco, gua pacaran sama Julie," kata Kotaro sambil nyisir.

Kotaro menyebutkan alesan sendiri dengan bangga yang emang sudah resmi semenjak hari ulang tahunnya.

Marco melihat ke Yamato. Taka yang kelihatan tidak peduli, dia sedang baca buku fan novel HiruMaru buatan Mamori, merasa semenya akan menjadi kandidat tumbal, dia menggenggam tangan Yamato dengan tangan kirinya.

"Maaf Marco, Taka bilang tidak," katanya sambil tersenyum.

"Err ... aku ga bisa maaf." Karin nyumput di belakang punggung Yamato.

"Maaf gua masih suka Karin," kata Achilles.

"Tumbal yang cocok cuman kamu Marco," kata Heracles.

Sena sebelum ditanya udah berlindung di balik badan Shin.

"Aku hanya monyet biasa max! Ga terima jadi tumbal."

Tiba-tiba kedua pundak Marco ditepuk oleh Banba dari belakang.

"Sudah diputuskan tumbalnya adalah Marco."

"Asik!" seru Kisaragi dan Sakuraba semangat.

"Ndasmu!"

Akhirnya setelah musyawarah mencapai mufakat, tumbal untuk maskot Mixue adalah Marco, tidak bisa diganggu gugat, mau Marco menggugat pun tidak bisa apalagi menggugat cerai.

Penangkapan pelaku dilakukan pada malam hari, Marco disuruh berdiri di sebrang toko es krim berwarna merah yang ada gambar snowmannya, sementara yang lain bersembunyi.

Marco pun mulai memanggil-manggil Hiruma di sekitar situ.

Tiba-tiba saja boneka maskot itu muncul tepat di hadapan Marco bak hantu jumpscare.

"Gyaaa!"

"Diem bulu mata sialan, berisik."

"Eh?"

"Jangan 'eh?' gua, lu ngapain malem-malem disini?"

"Disuruh nangkep kamu sama pak RT."

Hiruma melepas kepala boneka, lalu menjatuhkannya ke tanah begitu saja, bola mata Hiruma berputar malas. "Pasti gegara insiden Ikkyu keselek es krim kan?"

Marco ngangguk.

"Gua cuman ngaggetin Ikkyu doang, terus dia keselek, pingsan deh."

"Terus?"

"Lu ditunjuk jadi tumbal."

"Yaaa?"

"Karena lu udah kepilih jadi tumbal, berarti lu harus ikut perintah gua nanti."

"Eh?!"

Wakana terlihat sangat semangat setelah mendengar ucapan Hiruma, dia yang sedang berada di balik semak-semak buatan langsung heboh.

"Ayo sini."

Hiruma yang masih memakai kostum maskot mixue menyeret Marco ke dalam toko es krim.

"Wuohhhh! Costume ***!!!!"

Takami menatap prihatin manajer timnya.

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro