
♕-6
🌸-The end of our story
"Aku udah baca semua isi dari diary dongpyo. Ternyata Dongpyo alay yah, segitu cintanya sama Mini sampe sampe satu buku ditulis tentang Mini semua." Kata orang itu kemudian mencubit pipi Dongpyo.
"Ih! Emang bener! Aku udah suka lama sama Minhee akunya takut bilang ke Mini." Protes Dongpyo.
Minhee mengukir senyum di wajahnya "Aku senang akhirnya kita bisa kek gini."
"Aku juga."
"Bunga sakuranya cantik ya." Puji Minhee sambil menunjuk salah satu pohon bunga sakura di pinggir jalan.
Dongpyo mengganguk kemudian menolehkan kepalanya "Iya."
"Tapi ada yang lebih cantik dari bunga sakura itu."
"Siapa?"
"Kamu." Minhee mencubit kedua pipi Dongpyo.
"Kang Minhee!" Dongpyo wajahnya sudah memerah karena gombalan dan sweetnya seorang Minhee yang nggak ada abis-abisnya.
"Iya iya maaf. Udah yuk, aku mau pulang."
"Mau pulang? Nggak ke rumah aku dulu?" Tanya Dongpyo.
"Pulang ke rumah kamu. Nanti kan kira satu rumah, sayang." Balas Minhee dengan cringe.
"Iya deh terserah. Tapi kan kamu harus terapi dokter dulu."
"Gausah, minggu depan bisa kok. Ayo pulang!"
"Jalan kaki?"
Minhee menjongkokkan badannya "Naik ke punggung aku."
Dengan ragu, Dongpyo naik dan kemudian Minhee berlari sekencang-kencangnya.
"Minhee! Keceng banget!" Protes Dongpyo.
"Iya iya aku pelanin dikit."
Dan berakhirlah mereka seperti itu di sana.
Sebenarnya apa yang terjadi?
Bring it back yo!
Flashback...
"Bagaimana dengan Minhee?" Tanya Eunsang kepada Dongpyo. Mereka masih membereskan mayat Keumdong dari TKP.
"Oh iya! Minhee masih ada di klinik sekolah."
"Susul dulu deh."
"Eh tapi... Mayat Keumdong gimana?" Tanya Dongpyo.
"Ntar gua bawa ke belakang sekolah, nanti gua bakar kok mayatnya tenang aja." Balas Eunsang.
"Iya iya gua ke klinik dulu ya." Dongpyo berlari secepat mungkin yang dia bisa.
Sesampainya di depan klinik, dia mendengar suara itu ternyata benar apa yang dikatakan Yohan dan Eunsang.
Minhee masih berbicara tidak jelas dan tidak tahu berbicara dengan siapa.
"Minhee?" Tanya Dongpyo setelah memasuki ruangan itu.
"Jangan! Jangan bunuh gua! Jauh jauh! TOLONG TOLONG!" Teriak Minhee sambil meronta-ronta.
"Hei, hei. Inj Dongpyo tenang nggak ada siapa-siapa disini." Dongpyo berusaha menenangkan Minhee.
"Nggak! Lo pasti Keumdong kan! Jangan bunuh gua! Jangan! Jangan!" Minhee sampai menanggis karena ketakutan.
Dongpyo mendekati Minhee "Gua Dongpyo. Dan gua nggak mau sakitin lo, ayo gua anterin lo pulang sekolah udah sepi."
"Nggak! Jangan bawa gua ke Keumdong! Gua takut!" Teriak Minhee lagi.
Karena sudah lelah menjawab Dongpyo malah memeluk tubuh Minhee.
Mata Minhee yang awalnya sembab karena kebanyakan menanggis ketakutan, kembali biasa lagi.
"Gua Dongpyo. Percaya kan?" Katanya.
Minhee menanggis lagi, tapi bukan menanggis karena ketakutan.
Minhee memang sedang kesakitan karena perlakuan Keumdong yang keji. Tapi akhirnya ada sesuatu yang benar-benar bisa menyembuhkannya dalam sekejap.
Jujur, Minhee sudah lama ingin disayang seperti ini oleh Dongpyo. Tapi ya kalian tahu... Gengsi diatas cinta waktu itu.
"Pyo, maaf gua udah banyak ngerepotin. Gua udah banyak mau ini itu tapi lo tetep baik sama gua." Kata Minhee.
"Itulah yang seorang sahabat lakukan. Mau disakitin seberapa lama itu. Domgpyo tetep sayang Minhee."
Ya begitulah pengalaman manisnya kedua manusia ini hingga sekarang.
Meanwhile...
Eunsang sudah selesai menaruh mayat Keumdong ke dalam sebuah karung. Kemudian dia menenteng karung itu dengan santainya di sekolah.
Dari karungnya udah keliatan kalau dia bawa mayat, karena karungnya sedikit transparan. Darah Keumdong juga masih terukir disana.
Eunsang membawanya dengan santai keluar dari sekolah, dia ingin membakar mayat itu agar tidak ada barang bukti.
Tapi Eunsang salah...
Saat dia membakar mayat Keumdong dia melihat ada seorang siswa yang belum pulang.
Dan siswa itu melihat semuanya bahkan dia tahu kalau itu mayat Keumdong.
"Cha Junho?" Batin Eunsang.
Sementara Junho tersenyum dengan seringainya, merasa senang karena dia sudah berhasil menangkap basah Eunsang yang membakar mayat Keumdong.
-THE END-
🌸-End notes
Hai semua >.<
Iya maaf ceritanya nggak jelas
Untuk cerita selanjutnya, aku
udah ada daftnya tinggal di
upload aja sih
Aku ingin membawa kembali
Seungwei :)
Aku lanjutin aja?
Atau bxb series produce x 101
berhenti disini?
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro