Jealousy
Tidak kerasa ini adalah hari terakhir bagi mereka berempat terutama Harry dan Barbara berada di kota penuh mode ini.
Rasanya mereka baru saja berada di sini dua minggu tetapi nyata nya sudah sebulan lebih mereka berada di paris untuk berlibur.
"Huhh.. bisakah kita tinggal lebih lama disin? aku menyukai tempat ini"
"I hope too babe, but jika kita tinggal lebih lama disini pekerjaan kita pasti sangat menumpuk disana"
"Aku juga berfikir begitu harry,tapi kota ini sangatlah indah berat untukku rasanya meninggal kan paris kota yang penih dengan mode. Aku bisa belajar lebih banyak mengenai style dan juga modeling disini"
"Sudahlah barbara,aku berjanji suatu hari nanti aku akan mengajak mu lagi kesini untuk berlibur but just you and me"
"Tapi bagaimana bisa, sedangkan kau saja kan orang nya pelupa harr"
"Anything for you babe, jika itu untuk mu aku tidak akan pernah lupa"
********************
Dengan memakan jarak tempuh yang sungguh sangat jauh antara USA-FRANCE dan akhir nya mereka pun tiba di USA tepat nya di Los Angeles.
BarbaraPOV
LA!!!! akhirnya setelah sebulan sudah waktuku untuk berlibur dan melemaskan fikiran ku dan sekarang aku tiba disini betapa rindu nya aku dengan semua pekerjaanku oiya btw sekarang aku sudah pindah ke LA gara-gara ada sesuatu pekerjaan dari salah satu management model yang ingin menaungku jadi aku putuskan saja untuk membeli rumah di LA dan tinggal bersama keluarga angkatku. ummm.. maksudku keluarga pamanku
"Harr..."
"Yes?"
"Bagaimana jika nanti paman,bibi, dan cassey tidak mau menerima mu kembali sebagai suami ku lagi.."
"No babe, mereka pasti mau kok aku akan berusaha dengan cara apapun untuk meyakinkan mereka"
"Tapi aku takut hazz"
"Kau tidka perlu takut, jika mereka memang tidak menerimaku dan melarangku untuk bersamamu lagi kau akan tetap selalu bersama diriku"
"Bagaimana bisa?"
"Kau tau bukan? jika aku pernah mengatakan kalau dirimu dan diriku akan menjadi satu meskipun kita sudah tidak bersama lagi"
"I hope they will accept you again hazz.."
"Yes barbara i hope too"
Harry POV
Nervous? ya pasti semua pria pasti mengalami hal ini jika harus bertemu dengan orang tua dari wanita yang mereka cintai, tetapi itu semua tidak menjadi penghalang untuk ku bertemu dengan MR. Devone paman barbara.
"Kau tunggu saja dulu disini, aku akan memanggil uncle devone. ku harap kau berhasil untuk membuatnya percaya lagi padamu harr"
1 minute 2 minutes 3 minutes 4 minutes 5 minutes dan akhirnya MR. Devone datang menemui harry yang terlihat sedang duduk di sofa ruang tengah dengan wajah yang tampan untuk seusianya dan dengan kesiapannya untuk bertemu seseorang yang dulu sangat ia percayai itu.
"He--llo MR. Devone good morning.."
"Morning."
"Umm.. so paman ini harry, paman masih ingat dengan dia bukan?"
"Ya tentu saja aku mengingatnya dia orang telah membuat hatimu hancur bukan main hingga kau sampai lupa dengan kehidupan mu."
"Paman..."
"What wrong? apa ada yang salah dengan perkataan ku tadi? memang itu kenyataan nya bukan? so harry ada apa lagi kau kesini?"
"A--aku se-sebenarnya ingin berbicara padamu mr. devone, tetapi jika kedatangan ku ini sangat mengganggu mu tak apa alu bisa pergi"
"No just say it, ada perlu apa kau ingin berbicara denganku? apakah itu penting?"
"A-aku hanya ingin menceritakan yang sebanarnya tentang kejadian seperti apa yang kau katakan tadi padaku"
"Jadi kau bertemu dengan ku hanya untuk membicarakan soal itu?"
"Umm Exactly"
"Jadi setelah kau menceritakan semuanya itu kau ingin bilang padaku agar aku mengizinkan mu untuk menjalin hubungan dengan keponakan ku ini dan kau meminta restu ku agar kau bisa menikah lagi dengannya, begitu?"
"Ya mr devone but--"
"Sampai kapan pun aku tidak akan pernah memberikan itu lagi padamu styles! kau terlanjur membuat diriku sudah tidak mempercayai mu lagi.."
"Paman.. tapi harry sudah berubah dia sudah tidka seperti dulu lagi sifat nya yang sekraang jauh berbeda dengan sifatnya yang dulu, dan dia juga sudah berjanji padaku kalau dia tidak akan berhubungan lagi dengan kendall kekasih nya dulu"
"Omong kosong, dia berbicara seperti itu padamu agar kau dapat menerimanya kembali barbara, listen aku sudah menemukan penggantinya dan itu jauh berbeda dengan dirinya"
"No paman sampai kapan pun aku akan mencintai nya"
"Kau ini kersa kepala sekali barbara, kau ingat seberapa hancurnya dirimu disaat kau tau kalau suamimu sendiri main belakang dari dirimu?"
"Just forgot it! aku tidak ingin mengingatnya kembali paman, tapi kumohon apa salah nya jika kau memberikan kesempatan kedua untukknya"
"Baik aku akan memberi keringanan untuk mu! kau! styles! aku mengizinkan mu untuk bertemu dengan barbara tetapi tidak untuk kau menjadi kekasih nya kembali! understand?"
"Yes mr.devone i understand terimakasih kau telah mengizinkan ku untuk menemui nya, jadi apakah aku dengan barbara bisa berjalan-jalan sebentar karena simon menyuruhku untuk membawa barbara karena kami akan melanjutkan video clip selanjutnya.."
"Pergilah jika itu sangat penting"
"Terimakasih mr"
Memang ada sedikit keraguan di dalam diri MR. Devone paman kandung barbara karena dia fikir harry tidak sepenuhnya mencintai keponakan tercinta nya itu dan dia tidak mau jika barbara terluka untuk yang ke sekian kalinya karena baginya kebahagiaan barbara adalah kebahagiaan nya
at 1D's basecamp
"Harry!!! oh man!! how are u? i really miss u soo much and zayn!"
"Ya ya niall i'm fine i'm fine"
"HEY BROO!!! GOSHHHH!! I REALLY MISSING U SOO MUCH!!
"I'm fine lou"
"Hey mate! longtime no see you! aku sanagt merindukan mu selama sebulan kita day off, how are ya mate!"
"Good, so umm guys! this is barbara..."
"Barbara palvin? is that her?"
"Yes i am loui"
"Jadi kalian rupanya sudah akur kembali ya? haha"
"Sepertinya begitu... where is simon liam? katanya dia ada perlu dengan ku"
"Dia ada diruangan nya bersama Kenzie"
"Kenzie? sepertinya aku baru mendengar nama itu, siapa dia?"
"Just meet him! nanti juga kau akan tau hazz"
Kenzie? who's she? sepertinya aku baru saha mendengar nama itu memang nya dia siapa? karyawan baru? atau bodyguard baru? tetapi tidak mungkin jarang sekali ada wanita yang mau menjadi bodyguard kami.
TOKKK!!TOKK!!
"Comin"
"Simon... apa kau mencariku sedari tadi?"
"Ya benar harry, duduk lah"
"Jadi ada apa?"
"Kenalkan dia Kenzie dia yang akan menjadi asistent lou selama tour kalian.."
"Loh, memang nya lou tidak ikut?"
"Lou memang ikut tetapi kenzie akan membantu nya untuk menata kalian selama tour ini karena dia tidak full untuk menata kalian jadi lou akan izin selama 2 minggu"
"Seperti itu, jadi siapa nama mu?"
"A-Aku? aku K-Kenzie M-McLiant tapi panggil saja aku Kenzie aku yang akan menggantikan kak lou selama 2 minggu karena dia ada urusan yang harus diselesaikan nya di london"
"Baik Kenzie akan aku perkenal kan kau t=dnegan the boys nanti"
"So Kenzie kau bisa memulai pekerjaan mu besok karena besok mereka akan tour dan lou bialng padaku tadi kalau dia akan menemani mu"
"Terimakasih simon"
Kenzie McLiant, Yes she! cantik memang tetapi tidak lebih cantik dari pada barbara kekasih ku, memang wajahnya terlihat seperti model-model tetapi jelas jauh berbeda dengan barbara.
"So boyss!! this is Kenzie McLiant dia yang akan menggantikan lou selama kita tour karena lou hanya bisa 2 minggu sjaa untuk bekerja"
"Haii guys!! I'm Kenzie aku yang akan menggantikan lou nanti"
"Nice too know you"
"Kau sangat cantik"
"Hai Kenzie"
"Umm.. harry bukankah itu barbara palvin?"
"Yes she, mengapa?"
"Tak apa hanya saja aku terkejut kenapa dia bisa disini? apakah dia akan mengikuti tour juga?"
"No, dia hanya menemaniku saja disini"
"She's yours?"
"Yes"
"Kalian sedang membisiki ku ya?"
"N-Noo hanya saja aku snagat terkejut melihat kau ada disini, jujur aku sangat menyukai mu disaat kau sendang berjalan di panggung victoria secret waktu itu"
"Oh Thank's a lot Kenzie"
"Baiklah Kenzie see you tomorrow"
"Yes Harry, kalau begitu boys umm dna juga barbara senang bertemu dengan kalian"
------------------------------
"Harry?"
"Yes?"
"Memang nya Lou kemana? sampai-sampai ada penggantinya"
"Dia? Dia sedang ada disini, kenapa?"
"Lalu, mengapa dia ada penggantinya?"
"Lou hanya bisa mengikuti kita selama 2 minggu saja dan selebihnya, Kenzie"
"Oh seperti itu"
"Yep! mengapa?"
"Nothing"
"Apa ada yang salah dengan dia?"
"No, tidak ada yang slaah kok"
"Apa kau cemburu dengan nya karena dia dekat dengan ku?"
"Tidak juga hanya saja aku iri padanya dia bisa mengikuti tour dan dapat mengikuti kalian kapan saja.."
"Kau tidak perlu cemburu atau iri padanya karena bagiku kau lah yang paling sempurna"
"Kau sangat berlebihan harry, tapi kelihatannya dia menyukai mu.."
"Lalu?"
"Tidak, aku hanya memberi tau"
"Listen! entahlah jika dia menyukai atau tidak yang pasti aku tidak akan menyukai nya karena aku sudah terlanjur cinta denganmu barbara"
"Lalu jika aku tidak dneganmu, kau akan menyukai nya?"
"Mungkin... karena dia sangat cantik"
"Seperti itu"
"Sudahlah barbara, aku hanya bercanda tidak serius"
"Ya aku tau, yasudah aku ingin pulang lagi pula kita baru sampai disini"
Barbara POV
Harry ini memang snagat menyebalkan, memang aku cemburu padanya lantaran dia bisa mengikuti tour sedangkan aku? aku hanya disibukan oleh beberapa pekerjaan modelku, tapi jujur saja aku takut jika nanti mereka tour harry akan jatuh cinta padanya karena dia sangat cantik dan aku akan dicampakan lagi oleh nya untuk yang kesekian kalinya. Tapi kuharap itu semua tidak terjadi karena aku tak mau hancur untuk yang kesekian kalianya.
HAIII!! HOW ARE YOU?
SORRY FOR THE LATE POST, karena aku cuman bisa ngelanjutin ini di hari libur atau hari-hari di saat tugas gak numpuk:(
Part yang ini bagaimana?
Wanna Next? VOMMENTS GUYS!! xx
SEE YU~
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro