Chào các bạn! Vì nhiều lý do từ nay Truyen2U chính thức đổi tên là Truyen247.Pro. Mong các bạn tiếp tục ủng hộ truy cập tên miền mới này nhé! Mãi yêu... ♥

0. Prologue

Terlihat seorang gadis berambut panjang dengan rambut terurai tengah memasuki sebuah kelas dengan emosi yang meluap-luap.

Plak!

"Dasar cewe murahan!" Jennie selaku gadis yang ditampar langsung terdiam. Yang tadinya dia sedang tertawa bergurau dengan temannya, kini mematung.

Chanyeol yang notabenenya satu-satunya teman dari Jennie Kim pun terkejut dan tidak terima atas perlakuan Krystal terhadap Jennie, temannya.

"Eh jaga ya etika lu, maksud lu apaan dateng tiba-tiba nampar Jennie?!" Gadis itu malah tersenyum miris.

"Apa?! Etika? Lonte lu tuh yang harus elu jaga!"

"Anjing banget ya mulut lu!"

Chanyeol sudah mengangkat tangannya hendak menampar Krystal yang sudah keterlaluan. Namun seketika niatnya terhenti begitu Jennie menahan tangannya. Kini mata kucing gadis berambut pirang tersebut tengah menatap tajam kepada Krystal.

Jennie maju beberapa langkah, hingga tidak ada jarak diantaranya dengan Krystal.

Gadis itu tertawa remeh.

"Gua murahan? Hahaha." Terlihat tidak bersalah, membuat emosi Krystal makin meluap.

"MASIH NANYA YA LO BANGSAT MAGADIR BANGET LO!"

"Ngakak anjing. Magadir? Emang gua numpang hidup sama lu sampe gatau diri? Lagian kalo dipikir-pikir, lu ga ada bedanya sama gua. Sama-sama miskin etika. Lu ngatain gua murahan. Cih."

Jennie berucap dengan penuh penekanan. Gadis itu melipatkan kedua tangannya di depan dada, kemudian mendekatkan bibirnya ke telinga Krystal. Bersiap membisikkan sesuatu.

"Itu berarti elunya aja yang ga menarik." Gadis berambut pirang itu mengeluarkan senyum setannya.

Usai berucap demikian, dia mengibaskan rambutnya lalu melenggang berniat meninggalkan mereka. Namun langkahnya terhenti begitu Krystal tiba-tiba menarik rambutnya dari belakang.

"Emang cewek bangsat ya lu!"

.

"Kai, yang difoto itu beneran elu?"

"Hah? foto apaan?"

Hazel mata pria berkulit tan itu melotot melihat layar ponsel Suho temannya.

"Terakhir gua denger cewek lu lagi jambak-jambakan anjir sama Jennie."

"Anjir serius lu?!" Suho mengangguk.

"Sekarang lagi diruang BK."

Sepersekon Kai langsung berdiri dan berlari menuju ruang BK.

Sesampainya disana, dia hendak masuk ke dalam ruangan bertuliskan 'Bimbingan Konseling' tersebut. Namun ia urungkan niatnya, karena dia pikir dengan munculnya dia sekarang pasti hanya akan merumitkan keadaan. Apalagi muncul di depan Krystal.

Mendengar sebuah suara, Kai langsung memilih bersembunyi.

Kini terlihat dua orang gadis keluar dari pintu neraka bagi siswa sekolahnya. Kedua gadis itu keluar dengan keadaan seragam kusut, wajah memar dan rambut sedikit berantakan.

Krystal memandang Jennie penuh dengan kebencian. Sementara Jennie hanya membalasnya dengan tatapan datar. Tanpa ekspresi.

Kini pacar dari Kai pun melenggang pergi usai menabrak bahu Jennie dengan sengaja. Kini Jennie berjalan mendekati persembunyian Kai.

"Lu gapapa kan?" Jennie menghentikan langkahnya. Sedetik kemudian dia melihat Kai muncul dihadapannya. Sumber dari kesialannya pagi ini.

Jennie menatap datar pria itu, "Liat aja sendiri. Mata lu ga buta kan?"

Kai menatap miris keadaan Jennie saat ini. Seragam yang amat kusut, rambut pirang sedikit berantakan, dan astaga. Sudut bibir Jennie mengeluarkan bercak darah.

"Ayo ke rumah sakit."

"Ga perlu, udah biasa."

"Kok lu sama sekali ga panik? Atau jangan-jangan elu pelakunya?"

To be continue~

.

Hai aku kembali membawakan kalian cerita terbaru. Cerita kali ini agak beda dari sebelumnya. Akan terdapat part nc dibeberapa chapter, dan banyak mengandung harshword. Yang masih dibawah umur silahkan bijak dalam memilih bacaan yaa.

Jangan lupa vote dan comentnya supaya aku semangat ngelanjutinnya. Ohiya cerita ini bakal aku update tiap hari selasa dan Jum'at.

Follow aku yuk LillyChan07 LillyChan07

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro