Chapter 16
AUTHOR POV
Eunyoung kaget bukan main saat sang fotografer menyuruhnya berdiri ke arah depan latar bersamaan dengan Chanyeol.
Chanyeol, dengan rasa bingung yang sama dengan Eunyoung, hanya menurut lalu berdiri di depan latar.
Saat jarak mereka tak begitu jauh, Chanyeol berbisik di telinga Eunyoung, "Kau juga pemotretan?"
Eunyoung mengangguk kecil, "Seperti yang bisa kau lihat."
Fotografer lalu menyuruh mereka berdua untuk berdiri lebih dekat dan berpose.
"Chanyeol, bisakah kau melingkarkan lenganmu ke pinggang Eunyoung?"
Sontak Eunyoung dan Chanyeol membulatkan mata mereka dengan kaget. Tapi Chanyeol dengan anggukan akhirnya menurut, "Mianhae."bisiknya.
Eunyoung hanya mengangguk kecil, ia juga tak menghiraukan jantungnya yang berdetak dengan hebatnya. Tapi yang ia takut adalah, Chanyeol akan mendengar detak jantungnya tersebut.
"Dan Eunyoung, pegang pundak Chanyeol dari belakang. Posisikan kepalamu sedikit mendongak sambil tersenyum ceria."
Awalnya Eunyoung ragu, tapi setelah beberapa saat kemudian tangannya sudah menyentuh pundak Chanyeol. Untung saja ia sudah menggunakan high heels, jadi ia tak perlu repot-repot untuk berjingkat untuk menyentuh pundak Chanyeol. Kepalanya juga sudah di posisikan seperti yang diminta oleh sang fotografer.
"Nah Chanyeol, sekarang kau juga memiringkan kepalamu ke arah Eunyoung, jadi kepala kalian terlihat seperti bersentuhan. Lalu tersenyumlah dengan lebar."
Chanyeol dengan mudah menuruti perintah tersebut.
"Nah bagus sekali. Tahan ya."kata fotografer dengan senyumnya yang pertama kali saat mereka memasuki studio.
Beberapa kali terdengar jepretan. Lalu proses pemotretan berlanjut dengan pose-pose lainnya. Setelah kurang lebih 1 jam, pemotretan pun selesai dengan sukses.
"Terimakasih atas kerja keras kalian. Karena sudah bekerja dengan baik, aku akan memberikan souvenir."kata sang fotografer lalu menghilang dibalik pinty studio.
Tinggalah Chanyeol dan Eunyoung berdua di studio.
Chanyeol melihat Eunyoung dari atas sampai bawah. "Kau terlihat cocok dengan pakaian seperti itu."ia tersenyum dengan tulus.
Seketika jantung Eunyoung berdetak dengan hebatnya, dan pipinya terasa panas, "K-Kau juga."
Chanyeol tersenyum melihat reaksinya yang malu-malu.
Tiba-tiba pintu terbuka, lalu masuklah sang fotografer dengan dua box yang bagian depannya transparan sehingga terlihat apa yang ada di dalamnya. Ternyata itu adalah gantungan kunci berupa boneka anjing dengan merek SPAO. Dan dua anjing itu benar-benar serupa. Berwarna coklat muda dan bermata besar. Ukurannya kira-kira segenggam tangan orang dewasa.
"Ini."kata fotografer lalu mengarahkan masing-masing box itu pada mereka.
Eunyoung menerimanya lalu melihatnya sekilas. Ia membungkukan badan, "Gamsahamnida."ia tersenyum dengan manis.
Lalu Chanyeol melakukan hal yang sama.
Setelah berbincang-bincang sedikit, Eunyoung dan Chanyeol memutuskan untuk kembali ke tempat masing-masing.
===
EUNYOUNG POV
Sambil membaca-baca naskah, aku sesekali melihat boneka anjing pemberian ahjussi sang fotografer.
Lalu seketika aku teringat tas ransel MCM dengan warna yang serupa dengan boneka anjing tersebut. Akupun berjalan ke kamarku untuk mengambil tas tersebut dan kembali untuk memasang gantungan kunci tersebut di resleting tas. Aku memandangnya sebentar. Lucu sekali sih bonekanya.
Waktu shooting akan dimulai 3 hari lagi dan aku mulai gugup. Aku akan bermain bersama aktris dan aktor yang berbakat, bagaimana tak gugup? Apalagi sang sutradara adalah sutradara yang terkenal dan ternama.
Akupun kembali menekuni naskah tersebut sampai merasakan mataku menjadi berat.
===
CHANYEOL POV
Selesai pemotretan, aku pulang dengan mobil milik SM. Di dalam mobil, sesekali aku memandang gantungan kunci berupa anjing pemberian ahjussi fotografer.
Diam-diam aku tersenyum sendiri. Ia memberi kami boneka yang serupa. Bukankah itu berarti akan menjadi gantungan kunci couple jika aku dan Eunyoung pakai gantungan ini di depan publik?
Aku tertawa kecil. Aku bisa membayangkan wajah Eunyoung tadi yang benar-benar senang saat mendapatkan gantungan kunci ini. Aduh, lucu sekali sih yeoja satu itu.
Aigoo.. Apa aku sudah jatuh lebih dalam untuk yeoja itu? Aku harap tidak..
===
AUTHOR POV
Terlihat Eunyoung mengenakan kemeja putih polos, short pants, sepatu kets, kacamata hitam, serta tas MCM berwarna coklatnya.
Ia terlihat sibuk mendengarkan lagu melalui earphone nya saat menyebrangi jalan untuk ke lokasi shooting. Hari ini adalah hari pertamanya untuk melakukan shooting film Psychiatirst's Problem.
Begitu banyak wartawan dan paparazzi yang hendak memfoto atau menanyainya dengan banyak pertanyaan. Ia tak menggubrisnya, melainkan hanya melanjutkan jalan dengan bantuan para bodyguards di sampingnya. Para fans juga ikut meramaikan jalan tersebut dengan berteriak-teriak memanggil namanya.
Sesekali Eunyoung tersenyum pada mereka lalu kembali menunduk melihat jalanan di bawahnya, mengumpatkan senyum di balik wajahnya.
===
A/N : Pertama kali aku minta maaf karena gabisa update cepet. Aku banyak banget ulangan dan tugas yang harus dikerjain. Akhirnya pas udah sedikit free aku kerjain deh chapter berikutnya;) maka itu hargai waktuku dengan memberi vote dan comment yak:) gomawoyo~
Saranghae♥
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro