Chapter 18 - Kesan-Kesan
Hai, masih Moes di sini. Gue cuma mau bilang. Masa-masa koas gue selama 1 tahun lebih ini hampir selesai.
Memang, enggak semua gue ceritakan di sini. Tapi, setidaknya ... apa yang penting-penting udah mewakili semua presepsi tentang dunia para koas.
Oke, gue tahu. Masih banyak bab yang mengalami kekurangan. Gue minta maaf, jika ada salah-salah kata selama gue koas di Samsara Medical Center.
Gue juga bingung, mau nulis apalagi di sini. Mungkin, gue akan minta setiap perwakilan Eritrosit untuk menyampaikan kesan-kesan mereka. Baik untuk pengalaman di Samsara Medical Center dan untuk gue sebagai bagian Eritrosit.
#Raga
Kesan: Menyenangkan, setiap state memiliki kisah mereka masing-masing.
Buat Moes, dia paling terbaik. Tidak ada undur paksaan di sini. Seharusnya ...
#Kai
Kesan : Good job. Gue enggak ada waktu nulis ginian.
Kesan untuk Moes? Sampai kapan pun dia rival gue.
#Noell
Kesan : ...
(Dia tidak mau isi)
#Elle
Kesan : Luar biasa. Ya, itu mewakili semua perasaan gue. Suka dan duka itu pasti ada. Gue enggak bisa menjabarkan semuanya. Semua state yang gue lalui itu luar biasa. Penuh pengalaman berharga.
Gue mungkin berharap, masa-masa ini enggak berakhir. Tapi, semua kisah punya happy ending, bukan?
Kepada sahabat gue Moes. Dia itu cowok yang baik dan humoris. Setia kawan dan paling the best. Sayang, dia enggak peka soal cinta. Canda Moes... Hahahah.
#Narnia
Kesan : Semua perasaan tidak dapat dideksripsikan dengan kata-kata.
Untuk Moes, sampai jumpa lagi.
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro