Chào các bạn! Vì nhiều lý do từ nay Truyen2U chính thức đổi tên là Truyen247.Pro. Mong các bạn tiếp tục ủng hộ truy cập tên miền mới này nhé! Mãi yêu... ♥

♕-8

❤️-Han's and Choi's

"Chan mau kakak anterin pulang?" Tanya Jinhyuk kepada Byungchan.

Byungchan menjawab "Umm... Apa disini ada kamar lebih? Kalau aku pulang nanti pasti Seungwoo dateng kerumah dan malah jemput-jemput aku."

"Yah, disini nggak ada lagi. Kamarnya yang satu kan udah buat Jinwoo." Jawab Wooseok

"Oh gitu ya? Yaudah deh gapapa, kalo kek gitu aku langsung ke rumah Seungwoo aja biar Seungwoo nggak usah nyari-nyari aku."

"Apa kamu mau dirumah aja hari ini? Biar abang telefon Seungwoo nggak usah ke rumah kamu. Kasian kamunya."

"Gausah kak. Aku juga mau belajar tinggal lagi sama Seungwoo, nyesuain diri sama dia." Tolak Byungchan.

"Yaudah deh, abang anterin sampai rumah Seungwoo." Jinhyuk sudah mengambil kunci mobilnya

"Nggak usah bang, aku naik taksi aja."

Tau kenapa Byungchan menolak?

Yang ada usahanya untuk memulai dari awal sama Seungwoo malah gagal

Kan Seungwoo belum sepenuhnya move on dari Jinhyuk, takutnya malah bisa jadi masalah.

...

"Seungwoo! Aku datang!" Teriak Byungchan dari luar rumah Seungwoo.

Seungwoo dengan rambutnya yang sudah acak-acakan, pakai kaos oblong dan celana selutut itu membuka pintu

"Chan? Malem banget datengnya." Kata Seungwoo.

"Iya maaf, abis dari rumah temen." Byungchan membohongi Seungwoo.

"Kamu mau nginep disini atau mau balik kerumah?" Tanya Seungwoo.

"Disini aja, rumah sepi gaada orang."

"Yaudah ayo masuk."

Byungchan masuk dengan santai

"Tadi lagi tidur ya? Sorry ganggu." Kata Byungchan.

"Nggak kok. Gapapa."

"Aku keknya pengen langsung tidur. Kamu ke kamar kamu aja ya."

Byungchan berfikir sejenak

"Nggak deh woo, gua langsung tidur sama lo aja. Sepi sendirian." Tolak Byungchan.

Seungwoo awalnya tidak percaya "You sure? Sumpah hari ini kamu kenapa? Kamu nggak marah-marah dateng kesini, nggak teriak-teriak minta pulang juga."

"Ya gapapa kali, gua baru sadar aja kalau udah saatnya gua keluar dari zona nyaman."

"Maksud?"

"Ya keluar dari zona orang yang gua suka selama ini dan memilih buat bahagia sama lo."

Seungwoo jadi sedikit tersipu bisa aja si cowo maco ini dibikin baper sama Byungchan "Hilih, gombal."

"Lah beneran."

"Yaudahlah tidur aja yuk, udah malem banget." Ajak Seungwoo.

"Pinjem baju ya."

"Pake aja."

...

Byungchan dan Seungwoo memang sudah dalam posisi tidur mereka, tapi salah bertolak hadapan

Entahlah, Byungchan masih sedikit kagok dengan keadaan ini

Mereka sudah pernah begini ya waktu dulu...

Bahkan mereka sudah sering kelewatan batas "kehalalan" mereka dulu, tapi ayolah sekarang mereka sudah berubah dari yang sebelumnya

"Woo, udah tidur?" Tanya Byungchan yang membuka keheningan.

"Belom, kok aku jadi gabisa tidur ya?"

"Haha, sama aku juga gabisa."

Dan sehabis itu tidak ada pembicaraan lagi, kagok seperti biasanya

"Woo, hmm... Kagok ya? Nggak enak tidur sama gua?"

"Nggak sih, udah lama aja kita nggak kek gini. Ternyata semuanya udah beda sekarang."

"Ya, i know." Byungchan membalikan posisi tidurnya menghadap ke punggu Seungwoo.

"Bisa balik badan nggak?" Byungchan menarik kaos oblong Seungwoo agar Seungwoo bisa membalikan posisi tidurnya juga.

Seungwoo melakukannya, mereka berdua saling bertatapan seketika ketika manik mata mereka saling bertemu

Pandangan yang sudah sangat lama tidak pernah mereka rasakan

"Kamu masih kayak dulu ya." Ucap Seungwoo.

"Maksudnya?" Tanya Byungchan.

"Ya gatau, pokoknya ngeliat kamu kek begini sekarang bener-bener bisa bikin aku balik ke masa lalu. Rasanya seneng banget."

"Hmm... Gua juga kok. Semoga kita bakalan selalu kek gini."

"Soal Jinhyuk..."

"Aku rasa bukan hal yang baik kalau aku masih cinta sama Jinhyuk. Itu sama aja kayak aku masih ngeharapin sesuatu yang nggak akan aku dapet kan?" Lanjut Seungwoo.

"Jadi?"

"Gimana kalau kita bahagia bersama? Sebahagia Jinhyuk sama Wooseok sekarang. Apalagi sama Jinwoo."

Byungchan senang, tapi hatinya ragu entah mengapa "Tapi lo tau kan gua nggak akan bisa ngehasilin keturunan buat lo? Gua nggak yakin lo bisa bahagia sama gua."

Seungwoo tersenyum "Apapun itu, gua bakalan sealu dukung lo kok. Terserah gimana cara Tuhan buat kasih kita keturunan."

Byungchan ikut tersenyum hingga menunjukan dimple manisnya "So?"

"Mulai malam ini, kita bakal mulai sesuatu yang baru. So you are my Choi's and i'm your Han's."

Byungchan memeluk tubuh Seungwoo dengan eratnya "Bisa aja."

Seungwoo mencium pucuk kepala Byungchan "Bisa dong, Seungwoo gituloh."

Dan mereka tertidur dengan pulas dimalam menebarkan itu

/ini author nulis apaan woi?/
/Tenang belum the end kok, masih ada 2 chapter lagi/

❤️-See you on next episode

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen247.Pro